Ditangkap KPK, Bupati Probolinggo Segera Diterbangkan ke Jakarta

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi Foto Penangkapan (iStockphoto)

Liputan6.com, Surabaya - Bupati Probolinggo Puput Tantriana dan suaminya, Hasan Aminuddin bakal langsung diterbangkan ke Jakarta usai ditangkap KPK, Senin (30/8/2021).

Dikutip dari TimesIndonesia, Puput dan suaminya, Hasan Aminuddin keluar dari Ditreskrimsus Polda Jatim untuk masuk ke dalam bus yang sudah siap berangkat.

Terlihat, Puput mengenakan baju berwarna merah dan kerudung beserta masker berwarna putih serta berkacamata. Saat berjalan menuju bus, Ia hanya menunduk tanpa memberi tanggapan apapun.

Sementara suami Puput, Hasan Aminuddin mengenakan baju berwarna putih biru dan bertopi hitam. Hasan terlihat sedang berjalan menuju bus dan melipat kedua tangannya. Ia juga tak memberikan komentar apapun.

Selian Puput dan Hasan ada kurang lebih 8 orang lainnya yang juga berjalan menuju bus tersebut. Mereka semua tak memberikan tanggapan apapun.

Setelah 10 orang itu masuk ke dalam bus, bus kemudian bergegas pergi meninggalkan gedung Ditreskrimsus Polda Jatim.

Dari informasi yang didapat, rombongan itu pun menuju ke Jakarta.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kasus Jual Beli Jabatan?

KPK melakukan OTT terhadap Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari. Dari informasi yang diterima, penangkapan diduga berhubungan dengan kasus jual beli jabatan di Pemerintah Kabupaten Probolinggo.

Jubir Ali Fikri kepada TIMES Indonesia, Senin (30/8/202) mengatakan, engenai kasus selengkapnya, siapa saja yang ditangkap dan barang bukti apa yang diamankan, ia menyampaikan saat ini belum bisa disampaikan karena pihak KPK masih menjalani proses.

"Tim masih bekerja, dan perkembangannya nanti kami pastikan akan kami sampaikan lebih lanjut," ujar KPK RI soal OTT Bupati Probolinggo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel