Ditangkap Saat Nonton Video Dewasa, Coki Pardede Akui Punya Kelainan

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Komika Coki Pardede diamankan polisi atas dugaan penyalahgunaan narkoba. Sahabat Tretan Muslim itu ditangkap di kediamannya di kawasan Tangerang pada 1 September 2021.

Saat ditangkap Satuan Narkona Polres Motro Tangerang, Coki Pardede kedapatan sedang menonton video dewasa sesama jenis.

Ketika menjalani pemeriksaan polisi, Coki Pardede mengaku memiliki kelainan seksual.

"Jadi begini, itu masalah pribadi ya. Jadi memang dia ada kelainan dalam dirinya. Dia menyampaikan bahwa 'saya sakit pak'. Iya dia mengakui (gay)," kata Kasat Narkoba Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Pratomo Widodo di kantornya, Jumat (3/9/2021).

Konsumsi Sabu Tak Lazim

Media visit pemain film Partikelir (Deki Prayoga/bintang.com)
Media visit pemain film Partikelir (Deki Prayoga/bintang.com)

Selain mengakui adanya kelainan seksual, Coki Pardede juga melakukan hal yang tidak wajar dalam mengkonsumsi sabu. Ia mengaku menyuntikannya kedalam duburnya.

"Memang yang bersangkutan menyampaikan lebih gampang lewat itu," katanya.

Kenikmatan Tersendiri

Komika Reza atau Coki Pardede tengah dimintai keterangan terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. (Foto: Istimewa(
Komika Reza atau Coki Pardede tengah dimintai keterangan terkait kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu. (Foto: Istimewa(

Mengkonsumsi sabu lewat dubur dirasa punya kenikmatan tersendiri buat Coki Pardede. Sebab mengomsumsi sabu dengan cara diisap adalah hal yang biasa buatnya.

"Dia merasa kenikmatan yang berbeda. Kan dia juga sudah merasakan yang dibakar kemudian disuntik. Kenikmatan nya lebih nendang," katanya.

Pemersiksaan Psikologis

Coki Pardede (Instagram @cokipardede666)
Coki Pardede (Instagram @cokipardede666)

Namun, pihak kepolisian belum melakukan pemeriksaan lebih jauh mengenai psikologi dari Coki yang mengaku memiliki kelainan seksual dan cara mengkonsumsi sabu yang tak lazim.

"Kalau ke arah sana belum ada, karena kita pun sedang fokus ke pengungkapan kasus yang menjerat komika ini," ungkapnya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel