Ditanya Mau Jadi Menteri, Anin: Becanda Ah, Dunia Usaha Lagi Seru Nih

Hadi Suprapto, Ahmad Farhan Faris

VIVA – Pengusaha Anindya Novyan Bakrie menyatakan digabungnya Bekraf dan Kementerian Pariwisata adalah hal yang sinergistik. Hal ini perlu dilakukan di di era kolaborasi dan inovasi 

"Sekarang kan eranya kolaborasi. Jadi jangankan Bekraf dengan pariwisata, bahkan pariwisata perlu kerja sama dengan yang lain. Misalnya dengan sektor olahraga, infrastruktur, BUMN, Swasta sehingga ke depan memiliki nilai tambah ekonomi yang besar dan menambah devisa," kata Anindya Bakrie menjawab pertanyaan wartawan, dalam acara Dialog Nasional Ekonomi Kreatif yang digelar Kamar Dagang dan Industri (Kadin), di Hotel Sutan, Jakarta, Kamis, 7 November 2019, kemarin.

Ketika ditanya wartawan soal menjadi menteri oleh Presiden Jokowi, Anin hanya tertawa sambil mengatakan, saat ini dia tengah fokus di dunia usaha. "Ah boro-boro jadi menteri, yang ada saya lagi fokus di dunia usaha. apalagi sedang jalankan amanah sebagai CEO Bakrie Brothers.  Ini sedang mentransformasi dan perbaiki kinerja," kata Anin.

Anin mengatakan, sebagai pengusaha pun bisa berkontribusi untuk meningkatkan perekonomian Indonesia. "Jangan semua pengusaha jadi menteri tapi bagaimana pengusaha bisa me bagian dari implementasi ekonomi di lapangan," kata Anin sambil tersenyum.

Saat ditanya kembali apakah benar ingin jadi ketua Kadin, Anin kembali tersenyum ramah. Dia mengatakan, kepemimpinan Rosan sebagai ketua Kadin sudah baik. "Saya ini di Kadin sudah hampir 20 tahun. Saya sudah melewati banyak ketua umum. Misalnya Pak Hidayat (MS Hidayat) dan Pak Sulisto (Suryo Bambang Sulisto)," kata Anin.

"Saya kok melihat Pak Rosan, performance-nya bagus dan lebih bagus lagi jika dilanjutkan," kata Anin.

Anin melihat Kadin di era kepemimpinan Rosan memiliki hubungan yang baik dengan pemerintah dan dunia usaha lainnya.