Ditegur Petugas, Wanita ini Lepas Celana Dalam Jadi Masker

Donny Adhiyasa
·Bacaan 2 menit

VIVA – Di Afrika Selatan, beberapa orang belum mendapatkan peringatan bahwa masker wajah wajib digunakan saat berada di tempat umum. Hal ini terjadi setelah ia diperingatkan staf supermarket tempat dirinya berbelanja karena telah melanggar protokol kesehatan terkait kebijakan COVID-19.

Dilansir World of Buzz, terdapat seorang wanita yang terlihat mendorong keranjang belanjanya di Pick n Pay Afrika Selatan dan dihentikan oleh seorang karyawan karena tidak memakai masker.

Setelah diancam akan dikeluarkan dari supermarket, ia pun melepas celana dalamnya dan langsung menggunakannya sebagai masker.

Ketika insiden melepas celana dalam terjadi, seorang pembeli lain berteriak, bertanya sedang ada kejadian apa. Banyak juga pengunjung lain tampak tercengang sekaligus heran melihat ulahnya.

"Apa yang terjadi?" teriaknya. Kemudian wanita itu mengacungkan jempol ke arah petugas sambil berkata, “Puas?"

Menurut orang yang merekam video tersebut, pegawai supermarket itu hanya menjalankan tugasnya.

“Sejujurnya, menurut saya bakteri di celana dalam anda lebih sedikit ketimbang di masker, kerja bagus,” ucap petugas supermarket, menyindir perempuan itu.

"Kerja bagus untukmu. Cemerlang," sindir wanita tersebut kepada petugas keamanan, dan mengakhirinya dengan tepuk tangan.

Video yang merekam aksi perempuan tersebut viral di Facebook dan media sosial Afrika Selatan yang diunggah pemilik akun Sabrina Chiloane pada 23 Februari lalu.

Postingan tersebut dibanjiri lebih dari 3000 komentar dan dibagikan 11.000 kali. Banyak netizen yang heran dengan tingkah aneh perempuan itu.

Namun, tidak semua orang berpendapat yang sama. Sebagian pembeli lainnya mengkritik wanita tersebut karena tidak mengikuti protokol kesehatan sejak awal.

"Tetap di rumah dan lakukan belanja online jika anda tidak suka ide memakai masker tersebut," tulis komentar netizen.

"Ini membuatku muak. Dia sadar akan hukum di seluruh dunia. Kita memiliki virus yang serius dan (menurutnya) G-string akan menyelamatkannya." kata komentar netizen lainnya.

"Dewasalah. Apa yang ada di pikiranmu?" tambah komentar lain.

Pada Desember 2020, Presiden Afrika Selatan, Cyril Ramaphosa, menekankan tidak memakai masker di depan umum adalah tindak pidana.

"Seseorang yang tidak memakai masker bisa ditangkap dan diadili. Jika sudah divonis bersalah, mereka akan dikenakan denda atau penjara untuk jangka waktu tidak lebih dari enam bulan," katanya.
Laporan: Prima Nadia Rahayu