Ditegur Tak Pakai Helm, Pelajar di Sidoarjo Mengamuk

Merdeka.com - Merdeka.com - Berbagai potongan video yang menunjukkan seorang pelajar tengah mengamuk pada anggota polisi lau lintas, viral di berbagai platform media sosial (medsos). Tempat kejadian itu pun, rupanya terjadi di kawasan hukum Polresta Sidoarjo.

Kanit Gakkum Polresta Sidoarjo, Iptu Ony pun membenarkan adanya kejadian pada Senin (21/11) pagi itu. Insiden itu disebutnya terjadi di Jalan Raya Jati, tepatnya di dekat exit tol Sidoarjo.

"Benar (kejadian tersebut). Yang bersangkutan sudah kami beri edukasi," katanya.

Dalam video itu, terlihat seorang pelajar yang mengenakan seragam putih-putih mengendarai motor bebek matic dengan Nopol B 4769 SLC tengah dihentikan petugas lalu lintas lantaran tidak mengenakan perlengkapan berkendara seperti helm.

Petugas yang saat itu bertugas, terlihat tengah memberikan teguran pada sang bocah. Namun, ia merasa tidak terima lantaran ada yang memvideokannya.

Berbagai macam umpatan pun keluar dari mulut si bocah yang diketahui seorang pelajar SMP di Sidoarjo. Meski diumpat, petugas pun terlihat tenang dan berupaya meredakan emosi bocah berumur 12 tahun tersebut.

"Pihak sekolah dan orang tua juga sudah datang ke Mapolres,” ujar Ony.

Dikonfirmasi soal makian yang dilontarkan oleh pelajar itu, dia menyatakan tidak mempermasalahkannya, mengingat yang bersangkutan masih anak-anak.

Ony pun memastikan, pihaknya bersama dengan sekolah dan orang tua sama-sama berkomitmen untuk tetap membina pelajar tersebut agar dapat menjadi lebih baik.

Sebab, meski terhitung sebagai pelanggar lalu lintas, ia masih di bawah umur. Sehingga, dalam perkara ini pihaknya lebih mengedepankan pembinaan terhadap sang bocah.

"Yang bersangkutan kami kembalikan ke orangtuanya," tutupnya.

[fik]