Ditemukan Kerangka Anak Ribuan Tahun di Gua Horor Israel

Lazuardhi Utama, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 1 menit

VIVA – Para arkeolog telah menemukan kerangka seorang anak berumur enam ribu tahun di Gua Horor, Gurun Yudea, Israel, bersama gulungan kain bertuliskan Dead Sea (Laut Mati) serta keranjang tertua di dunia.

Nama Gua Horor atau Cave of Horror diambil dari 40 kerangka yang ditemukan di sana selama penggalian sejak 1960-an. Peneliti menemukan jenazah anak yang diawetkan secara alami menjadi mumi di atmosfer gua yang kering, yang hanya bisa diakses dengan tali panjat.

Baca: Orang Ini Habiskan 12 Tahun Mengabadikan Langit

CT scan mengungkapkan bahwa anak tersebut memiliki kulit, tendon, bahkan rambut yang sebagian diawetkan, berusia antara 6 hingga 12 tahun dan diperkirakan adalah perempuan, menurut laman Science Alert, Selasa, 23 Maret 2021.

"Siapa pun yang mengubur anak itu telah membungkus mereka dan menyimpannya tepi kain di bawah mereka, seperti orangtua yang menutupi anak dalam selimut. Seikat kecil kain digenggam di tangan anak itu," ujar Ronit Lupu dari Israel Antiquities Authority (IAA).

Kerangka itu ditemukan bersama gulungan kaim berisi teks Laut Mati kuno, yang pernah ditulis dalam bahasa Ibrani. Sedangkan fragmen gulungan kertas yang baru ditemukan ini berusia dua ribu tahun serta merupakan terjemahan bahasa Yunani dari kitab-kitab Nahum dan Zakharia dalam Alkitab.

Satu-satunya bahasa Ibrani yang termasuk dalam teks tersebut adalah nama Tuhan. Gulungan-gulungan itu diperkirakan telah disembunyikan selama pemberontakan Yahudi melawan Roma.

Keranjang tertua di dunia yang berasal dari 10 ribu tahun yang lalu juga ditemukan, serta mata panah dan koin yang diperkirakan berasal dari periode pemberontakan Bar Kochba di gua-gua lainnya. Pihak berwenang menugaskan penggalian kembali pada 2017 menyusul laporan adanya penjarahan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab di Gua Horor, Israel.