Diteriaki Pencuri usai Cekcok, Seorang Warga di Makassar Tewas Diamuk Massa

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang warga berinisial MR meregang nyawa usai menjadi korban hoaks. Dia diteriaki sebagai pelaku pencurian pada Sabtu (17/9) malam. Akibatnya, MR tewas dihajar massa warga di Jalan Faisal, Kelurahan Banta-bantaeng, Kecamatan Rappocini, Makassar.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Sulsel), Komisaris Besar Komang Suartana mengatakan, telah terjadi tindak pidana pembunuhan secara bersama-sama terhadap MR di Jalan Faisal, Kecamatan Rappocini, Makassar.
Dalam kasus ini polisi menangkap tiga orang yakni AF, A, dan MA.

"Kejadiannya kemarin malam tanggal 17 September 2022 di Jalan Faisal 12," ujarnya saat jumpa pers di Mapolrestabes Makassar, Minggu (18/9).

Sementara itu, Kepala Kepolisian Sektor Rappocini, Komisaris Amrin AT menjelaskan, peristiwa itu terjadi pada Sabtu dini hari pukul 01.30 Wita.

Berawal saat korban berselisih paham dengan salah satu pelaku di Jalan AP Pettarani Makassar. Kemudian, teman pelaku meneriaki korban pelaku pembusuran dan pencuri.

"Karena diteriaki itulah korban lari masuk ke Jalan Faisal 12. Spontanitas orang yang ada di lokasi mengejar korban dan langsung dimassa," ungkapnya.

Meski telah mengamankan tiga orang pelaku, pihaknya memperkirakan korban dikeroyok warga sekitar 30-40 orang. Amrin meminta orang-orang yang ikut mengeroyok korban untuk menyerahkan diri segera.

"Akibat di massa korban meninggal dunia saat perjalanan ke RS Faisal. Akibat di massa korban mengalami pecah tengkorak belakang," kata dia.

Ketiga pelaku terancam dijerat pasal 338 dan atau 170 ayat 2 KUHP. Ancaman hukuman 12 tahun penjara. [rnd]