Ditinggal Ibu ke Pasar, Bocah 2 Tahun Tewas Jatuh ke Dalam Sumur

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang bocah berusia dua tahun berinisial JR di Kelurahan Sikumana, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) tewas setelah jatuh ke dalam sumur.

Sekitar pukul 10.00 Wita, ibu korban pergi membeli sayur ke pasar Oesao di Kabupaten Kupang, untuk dijual kembali ke pasar Inpres Naikoten I, Kota Kupang.

Saat ibunya berangkat ke pasar, korban bermain di dalam rumah. Sekitar pukul 10.30 Wita, kakak korban mencari keberadaan adiknya, namun tidak ditemukan.

Kakak korban meminta bantuan tetangga untuk mencari keberadaan adiknya. Sekitar pukul 11.30 Wita, kakak korban menemukan bangku yang digunakan adiknya saat bermain, tergeletak di area sumur, serta penutup sumur bergeser dari tempatnya.

Karena curiga, seorang warga bernama Miki masuk ke dalam sumur yang mempunyai kedalaman 18 meter tersebut, untuk mencari keberadaan korban.

Saat di dalam sumur, Miki menemukan korban sehingga berupaya untuk mengevakuasi. Namun karena keterbatasan oksigen, Miki kembali naik ke permukaan.

Sejumlah warga berupaya melakukan upaya evakuasi secara bergantian, dan sempat meminta bantuan ke Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kupang, namun bantuan itu terlambat datang.

Dengan peralatan seadanya, warga yang dibantu aparat Polsek Maulafa berusaha mengevakuasi korban dari dalam sumur. Sekitar pukul 14.25 Wita, jenazah korban berhasil dikeluarkan dari dalam sumur.

Kapolsek Maulafa, Kompol Antonius Mengga mengatakan, setelah dievakuasi dari dalam sumur jenazah korban langsung dibawa ke Rumah Sakit Boromeus Kupang, menggunakan mobil patroli.

"Pihak keluarga korban menolak dilakukannya tindakan hukum atas kejadian tersebut dan menerima kematian korban sebagai musibah," ungkapnya, Sabtu (16/4). [rnd]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel