Ditjen PAS: Bahar bin Smith dan Ryan Jombang Sudah Damai

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia atau HAM (Ditjenpas Kemenkumham) memastikan bahwa perseteruan antara dua warga binaan di Lapas Gunung Sindur, Bogor, yakni Ryan Jombang dan Habib Bahar bin Smith sudah berakhir damai.

"Sudah damai, cuman memang ramainya di media baru-baru ini. Mereka sudah damai, sudah bareng," ujar Kabag Humas dan Protokol Ditjenpas Rika Aprianti kepada Liputan6.com pada Jumat, (20/8/2021).

Menurut Rika perselisaihan bukan hanya terjadi di Lapas, di tengah masyarakat pun bisa terajadi. Namun yang terpenting adalah konflik itu dapat teratasi.

Terlebih lagi keduanya datang dari latar belakang berbeda. Rika memaklumi potensi konflik yang terjadi di antara keduanya. Apalagi mereka, para warga binaan di Lapas berada di dalam ruang terbatas.

Dijelaskan Rika, mereka sejak 2020 juga tak bisa dibesuk dengan tatap muka. "Itu yang terpenting selesai," katanya.

Apa pun konfilk yang terjadi di Lapas, menurut Rika, yang terpenting adalah pihaknya berusaha mendamaikan kembali dan hal itu yang diterapkan pada kasus Ryan dan Habib Bahar.

"Mereka sama-sama menyadari kesalahannya dan kembali menjalani pembinaan yang diberikan oleh Lapas," ujarnya.

Sebelumnya, Rika menunjukan foto kebersamaan Ryan dan Habib Bahar sebagai kepastian mereka telah kembali rukun.

Ada dua buah foto yang dibagikan oleh Rika. Pada foto pertama tampak Habib Bahar tengah berdiri bersama Ryan dan pria yang diketahui sebagai Petugas Pemasyarakatan atau Polsuspas.

Habib Bahar berada di sebelah kiri dan senyum kepada kamera dengen mengenakan gamis serba hitam dan mengenakan soban serta kopiah coklat. Sementara di tengah ada Polsuspas yang diketahui bernama Muji.

Ryan Jombang ada di sisi kanan, ia tampak mengenakan gamis, sorban dan kopiah serba putih.

Sementara di foto kedua terlihat Ryan dan Habib Bahar berfoto di depan kamera. Kali ini hanya ada mereka berdua.

Masih mengenakan pakaian yang sama, keduanya tampak bersanding tanpa terlihat adanya aura permusuhan di antara mereka. Ryan sendiri terlihat tersenyum ke arah kamera dan memperlihatkan salam jempolnya.

Berencana Laporkan Bahar bin Smith

Dua warga binaan Lapas Gunung Sindur, Bogor, yakni Ryan Jombang dan Bahar bin Smith berdamai. (foto: Ditjen PAS)
Dua warga binaan Lapas Gunung Sindur, Bogor, yakni Ryan Jombang dan Bahar bin Smith berdamai. (foto: Ditjen PAS)

Sebelumnya, Kuasa Hukum Ryan tak terima dengan aksi pemukulan dilakukan Bahar dan mengancam melaporkannya ke polisi. "Memang kami ada rencana (buat laporan)," kata Kuasa Hukum Ryan, Kasman Sangaji saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (18/8/2021).

Kasman mengatakan, masih berupaya mengumpulkan pelbagai bukti yang menguatkan dugaan tindak pidana dilakukan Bahar di dalam lapas tersebut.

"Saat ini kami masih mengumpulkan bukti. Bukti-bukti tambahan, walaupun kami anggap bukti yang ada saat ini cukuplah untuk buat laporan. Tapi kami masih mencari bukti yang lebih akurat, tambahan lah. Jadi lapornya kan jelas, tidak menggantung," ujar dia.

Kasman mengapresiasi sikap dari Kepala Lapas Gunung Sindur yang segera melakukan penanganan atas peristiwa tersebut. Termasuk menyanggupi untuk memberikan penjagaan terhadap Ryan Jombang dari sikap Bahar bin Smith.

"Memang beliau sebagai kepala di sana bertanggung jawab dan sudah merespons permintaan kami. Sudah bertindak juga. Kita minta agar Ryan khusus diberikan keamanan yang lebih dulu saat ini. Karena kita tahu reaksi Bahar ini kan sangat arogan gitu. Baik dari personal maupun massanya. Dan Pak Kalapas sebagai kepala rumah tangga di sana bukan hanya menyanggupi, tapi ya memang kewajiban," Kasman menandaskan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel