Ditolak Masuk Restoran Gegara Enggan Divaksin, Presiden Brasil Makan di Trotoar

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Alih-alih bersantap mewah di restoran kota New York, para kepala negara yang belum divaksinasi dan sedang menghadiri Sidang Umum PBB ke-76 pada pekan ini, tampaknya harus puas menyantap sepotong pizza di trotoar.

Begitulah yang terjadi pada Presiden Brasil, Jair Bolsonaro. Dilaporkan oleh SCMP, ia beserta rombongan ditolak oleh restoran-restoran di kota tersebut saat hendak makan malam di hari pertamanya tiba di New York lantaran belum divaksin virus Covid-19.

TERKAIT: Rencanakan Skema Vaksin Booster 2022, Menkes: Vaksin Dapat Dibeli Sendiri Seperti Obat di Apotek

TERKAIT: Indonesia Terima 5 Juta Dosis Vaksin CoronaVac Produksi Sinovac

TERKAIT: Mudah dan Cepat, Daftar Vaksin COVID-19 sekarang Bisa Dilakukan secara Online

Momen Bolsonaro makan pizza di trotoar ini terlihat dalam foto yang beredar di media sosial pada Minggu (19/9/2021) pun menjadi sorotan. “Makan malam mewah di New York,” demikian cuitan Menteri Sekretariat Brasil, Luiz Eduardo Ramos.

Otoritas kota New York sendiri telah mewajibkan vaksin Covid-19 sejak pekan lalu, dengan bukti vaksin setidaknya satu dosis wajib ditunjukkan untuk kebanyakkan aktivitas indoor atau di dalam ruangan, termasuk di tempat makan, tempat hiburan, dan gym.

Temuan Kasus Covid-19 Delegasi PBB dari Brasil

Presiden Brasil Jair Bolsonaro ditolak masuk restoran karena belum divaksin. Potretnya makan di trotoar pun jadi sorotan warganet. (Instagram/gilsonmachadoneto).
Presiden Brasil Jair Bolsonaro ditolak masuk restoran karena belum divaksin. Potretnya makan di trotoar pun jadi sorotan warganet. (Instagram/gilsonmachadoneto).

Presiden Bolsonaro dikenal skeptis dengan vaksin Covid-19. Sebelum berangkat ke New York, pemimpin populis sayap kanan tersebut mengatakan bahwa dia tidak perlu divaksin. Dia mengatakan kekebalan tubuhnya sudah kuat untuk menangkal virus korona. Sebelumnya, Bolsonaro pernah dinyatakan positif Covid-19.

Sementara itu, seorang anggota delegasi PBB Presiden Bolsonaro diisolasi setelah dinyatakan positif Covid-19 di New York. Temuan ini pun menambah kekhawatiran bahwa Sidang Umum PBB minggu ini dapat memicu lonjakan kasus Covid-19 di kota tuan rumah.

Diplomat itu, bagian dari misi yang mendahului kedatangan Bolsonaro, telah dites negatif sebelum meninggalkan Brasil, menurut seorang sumber. Ia menambahkan bahwa diplomat itu tidak memiliki kontak dengan presiden. Kementerian Luar Negeri Brasil sekarang melacak lusinan orang yang berhubungan dengan orang tersebut di New York.

Bolsonaro adalah satu-satunya pemimpin anggota ekonomi utama yang terdiri dari negara-negara G20 yang belum menjalani vaksinasi. Kantor Bolsonaro dan Kementerian Luar Negeri Brasil tidak menanggapi permintaan komentar terkait kondisi ini.

Wali Kota New York Beri Peringatan

Presiden Brasil Jair Bolsonaro ditolak masuk restoran karena belum divaksin. Potretnya makan di trotoar pun jadi sorotan warganet. (pexels/luisdalvan).
Presiden Brasil Jair Bolsonaro ditolak masuk restoran karena belum divaksin. Potretnya makan di trotoar pun jadi sorotan warganet. (pexels/luisdalvan).

Sebelumnya, Wali Kota New York Bill de Blasio mengimbau para pemimpin dunia, terutama Presiden Bolsonaro untuk divaksinasi sebelum menghadiri pertemuan PBB. “Jika Anda tidak ingin divaksinasi, jangan repot-repot datang, karena semua orang harus aman bersama,” kata de Blasio.

Bolsonaro, yang dikritik habis-habisan karena penanganan pandemi, mengatakan bahwa ia akan jadi "orang Brasil terakhir" yang menerima vaksin COVID-19. Sekarang total 222 juta dosis vaksin telah diberikan di negaranya.

Ia tiba di New York pada Minggu malam, 19 September 2021, dengan media Brasil melaporkan bahwa ia harus menggunakan pintu belakang untuk masuk ke hotelnya untuk menghindari demonstran berteriak "Keluar Bolsonaro!" di pintu masuk utama.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel