Dituding Buat Drama demi Cuan, Ini Pengakuan Ali Akbar Anak Dewa Kipas

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Nama Ali Akbar menjadi trending di Twitter Selasa 23 Maret 2021. Ali Akbar adalah anak dari Dadang Subur alias Dewa Kipas yang belakangan ini menjadi sorotan publik.

Dewa Kipas, seperti yang disebutkan Ali Akbar sebelumnya, mengalahkan Grand Master catur Amerika Serikat sekaligus YouTuber GothamChess, Levy Rozman diaplikasi Chess.com.

Namun, kemenangan tersebut dituding curang GothamChess hingga akunnya, Dewa_Kipas diblokir Chess.com.

Merasa tak terima, netizen Indonesia pun sempat menyerang balik GothamChess hingga pecatur dunia itu memberikan bukti statistik yang membuat warganet terbelah dua.

Kehebohan tak sampai disitu, Senin 22 Maret 2021, Dewa Kipas berhadapan dengan pecatur elite nasional pemegang gelar Grand Master, Irene Kharisma Sukandar.

Dalam pertandingan empat babak itu, Dewa Kipas kalah 0-3 dan tidak mau melanjutkan sisa pertandingan. Dia mengakui level GM Irene jauh berada di atasnya

"Enggak dilanjut, kan sudah kalah 3-0. Bagus Mba Irene itu pertahanannya sangat kokoh. Sehingga saya tidak ada peluang sama sekali," kata Dewa Subur di akun Youtube Deddy Corbuzier.

"Dan saya karena main 10 menit itu tidak biasa, sehingga saya pertama ada blunder, yang kedua blunder juga. Jadi Mba Irene itu sangat menguasai," sambungnya.

Irene yang menjadi pemenang berhak menerima hadiah sebesar Rp200 juta. Sedangkan, Dewa Kipas tetap membawa pulang Rp100 juta.

Selesainya pertandingan, ternyata tak mengentikan kontroversi yang terjadi. Kini, Dewa Kipas disebut-sebut telah melakukan drama untuk mendapatkan uang.

Salah satu contoh yang disoroti adalah, beredar bukti percakapan Ali Akbar yang menyebut kalau semua itu karena cuan (keuntungan). Dewa Kipas disebut berjuang melawan GM Irene demi anaknya, Ali Akbar.

"Cuan cuan cuan, modal drama sosmed pake postingan provokatif dapet 100 juta, lumayan buat lebaran," tulis netizen di akun facebook Info catur.

Menanggapi tuduhan yang sedang ramai di media sosial, Ali Akbar memberikan penjelasan. Dia menegaskan tak ada maksud untuk melakukan drama demi meraup keuntungan.

"Jadi Bapak saya itu memang suka catur, tapi biasanya mainnya offline. Belum lama ini saya kenalkan aplikasi catur itu. Nah, dari situ bapak saya main-main terus dan kebetulan menang lawan Gotham Chess," kata Ali Akbar kepada VIVA.

Ali Akbar menjelaskan, dia tak menyangka bahwa kisah ini akan menjadi heboh. Sebab, awalnya postingan Dewa Kipas mengalahkan Gotham Chessha hanya untuk hiburan.

"Maksud saya kan ke kerabat terkedat saja, ke saudara. Tapi malah menjadi besar seperti ini. Saya juga tidak menyangka. Jadi kisahnya seperti itu, bukan saya buat-buat. Cuma efeknya saja yang menjadi viral," ucapnya.