Dituding Gelapkan Uang Arisan, Aktor Krisna Mukti Buat Laporan Balik ke Polisi

Merdeka.com - Merdeka.com - Aktor Krisna Mukti melaporkan balik seseorang bernama Yeni Khaidir setelah dipolisikan menipu dan menggelapkan uang arisan. Laporan Krisna Mukti dilayangkan ke Polda Metro Jaya dan terdaftar dengan nomor: LP/B/2758/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA.

"Iya (benar ada laporannya). Terlapornya Yeni Khaidir," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Zulpan dalam keterangannya, Selasa (7/6).

Zulpan menerangkan, laporan berkenaan dengan pencemaran nama baik. Dijelaskan sesuai laporan polisi (LP), Krisna Mukti dan Yeni Khaidir sama-sama ikut arisan. Dalam hal ini, Yeni Khaidir disebut yang mengelola arisan.

Ketika itu, Zulpan menyebut, ada hal-hal yang telah disepakati terkait hal tersebut. Namun pelapor Krisna Mukti malah dituduh menipu dan menggelapkan dana arisan. Bahkan disebut sebagai bandar arisan tersebut .

"Korban (pelapor) merasa dicemari nama baiknya," ucap dia.

Atas hal tersebut, Krisna Mukti membuat laporan ke Polda Metro Jaya. Terlapor dipersangkakan dengan Pasal 310 KUHP dan atau Pasal 311 KUHP.

"Sangkaan pasalnya terkait fitnah dan pencemaran nama baik," tandas dia.

Krisna Mukti Dilaporkan ke Polisi

Aktor Krisna Mukti dan beberapa artis dipolisikan atas kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang arisan. Polisi membenarkan adanya laporan tersebut. Laporan tercatat dengan nomor: LP/B/2702/VI/2022/SPKT/Polda Metro Jaya.

Pelapornya adalah seseorang bernama Yeni Khaidir. Sementara itu, terlapor Krisna Mukti, Astrid, Indah Sari, Lisa Henriany dan Arum Muhaimin.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan menerangkan, laporan terkait dugaan penipuan. Pelapor, Yeni Khaidir mengikuti arisan bersama sejumlah terlapor pada Desember 2018. Namun, arisan telah berhenti pada Januari 2021.

"Ada lima orang yang belum mendapatkan uang arisan tersebut. Namun sampai saat ini para terlapor dan kawan-kawan belum juga membayar uang arisan yang harus dibayarkan kepada pelapor selaku ketua atau penanggung jawab arisan," kata dia dalam keterangannya, Jumat (3/6).

Atas kejadian itu, pelapor mengalami kerugian hingga Rp724.600.000. Sementara itu, kasus ini kini telah dilaporkan ke SPKT Polda Metro Jaya.

"Iya laporan sudah diterima Polda Metro Jaya," ucap dia.

Dalam hal ini, aktor Krisna Mukti dipersangkakan dengan Pasal Penipuan dan penggelapan yakni Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com [gil]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel