Dituding Sengaja Serang PKS, Ini Kata KPK

TEMPO.CO, Jakarta--KPK membantah jika disebut sengaja menyasar Partai Keadilan Sejahtera melalui kasus suap daging impor. Komisi sudah memeriksa sejumlah pimpinan partai tersebut soal kasus suap yang menjerat bekas Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

"Sejak awal sudah kami katakan, LHI (Luthfi Hasan Ishaaq) dan AF (Ahmad Fathanah) tidak terkait PKS," ujar Juru Bicara KPK Johan Budi S.P, Senin, 13 Mei 2013. Pemeriksaan LHI maupun Presiden PKS Anis Matta tidak terkait dengan partai itu. "Bukan karena dia Presiden PKS."

"Bukan karena itu. Dia (Anis) dipanggil karena penyidik KPK membutuhkan konfirmasi," kata Johan. Menurut dia, keterangan Anis dibutuhkan untuk melengkapi berkas untuk Ahmad Fathanah.

Konfirmasi terhadap Anis, dibutuhkan KPK terkait soal kasus tindak pidana pencucian uang Ahmad Fathanah. "Biasanya ditanya soal perkenalan dengan tersangka," kata Johan.

Wakil Sekertaris Jenderal Fachri Hamzah menilai KPK tebang pilih dalam menindak PKS. "Kan dalam laporan dari PPATK ada 10 nama yang menerima uang dari Fathanah, kenapa yang dibuka hanya yang terkait PKS saja," ujar dia.

Fachri mendesak agar KPK juga membuka pihak-pihak lain yang terkait suap daging. "Buka dong semuanya. Kalau gini kan keliatannya nyerang PKS," ujar Fachri. (Baca juga: Laporkan KPK, PKS Optimis Mabes Polri Terima)

Luthfi dan Fathanah sudah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus suap terkait kuota impor daging. Selain itu, KPK juga menjerat keduanya dengan delik tindak pidana pencucian uang.

Kasus suap impor daging sapi terungkap saat komisi antikorupsi menangkap orang dekat Luthfi, Ahmad Fathanah di Hotel Le Meredien, Jakarta, pada 29 Januari lalu. Fathanah diduga menerima duit Rp 1 miliar dari Direktur dan pemilik PT. Indoguna Utama selaku importir daging, yaitu Juard Effendi dan Arya Abadi Effendi.

Duit itu rencananya akan diberikan kepada Luthfi guna mendapatkan kuota impor daging. Saat itu, KPK juga mencokok Juard dan Arya. Esoknya, mantan Presiden PKS itu ditangkap komisi. Belakangan, KPK juga menetapkan Presiden Direktur PT. Indoguna Maria Elizabeth Liman sebagai tersangka. Simak suap daging impor yang melibatkan petinggi KPK di sini.

SUBKHAN

Topik Terhangat

PKS Vs KPK | Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Baca juga:

Protes Penyitaan Mobil, PKS Akan Laporkan KPK

PKS: Mobil-Mobil Itu Urusan Luthfi

M. Jasin: KPK Sekarang Terlalu Sopan

Reuni Mesra Ahmad Fathanah & Istri Mudanya

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.