Dituduh Jemur Pakaian Dalam untuk Goda Suami Orang, Wanita Ini Dilaporkan Tetangga ke Polisi

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Chetumal - Polisi di Quintana Roo, Meksiko menerima pengaduan yang tidak biasa dari seorang wanita, dengan tuduhan atas tetangganya yang menggantung pakaian dalam untuk menggoda suaminya.

Perempuan berusia 42 tahun itu memutuskan untuk mengajukan tuduhan resmi terhadap tetangganya yang ‘tidak tahu malu’, dan menuduhnya melanggar moral dan kesopanan.

Yuvitza E, mengatakan kepada petugas polisi bahwa tentangganya itu selalu mencuci pakaian dalamnya setiap Sabtu siang hari, tepatnya ketika suami Yuvitza ada di rumah'

Melansir Oddity Central, Senin (13/9/2021), Yuvitza menjelaskan bahwa dia telah berulang kali memergoki suaminya yang memperhatikan pakaian dalam tentangganya itu.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bantuan Polisi Untuk Bermediasi

Ilustrasi Kepolisian Credit: pexels.com/Labrinth
Ilustrasi Kepolisian Credit: pexels.com/Labrinth

Meskipun dia sudah meminta tetangga untuk berhenti mencoba menggoda suaminya, si tetangga tetap melakukan aktivitas mencuci pakaian dalamnya di hari Sabtu.

Yuvitza meminta polisi untuk menangkap si tetangga karena dianggap tidak punya moral dan sopan santun. Alih-alih menuruti Yuvitza, polisi justru memberi tahunya bahwa tetangga yang berusia 23 tahun itu tidak melakukan sesuatu yang ilegal.

Oleh karena itu, polisi membantu Yuvitza dengan melakukan mediasi antara tetangga dan suaminya agar dapat diselesaikan dengan kekeluargaan dan dapat menghindari konflik yang sama terjadi lagi.

Reporter: Cindy Damara

Infografis Pakai Tali Strap di Masker, Apa Risikonya?

Infografis Pakai Tali Strap di Masker, Apa Risikonya? (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis Pakai Tali Strap di Masker, Apa Risikonya? (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel