Dituduh Mencuri Handphone, Bocah 12 Tahun Tewas di Atas Kapal Motor Dharma Kencana 7

Merdeka.com - Merdeka.com - Seorang bocah berinisial DP (12) tewas di atas Kapal Motor (KM) Dharma Kencana 7 dalam perjalanan dari Surabaya ke Makassar. Diduga DP tewas dianiaya setelah dituduh mencuri handphone milik penumpang lainnya.

Ibu DP, Ratnasari mengatakan dirinya baru mengetahui anaknya dituduh mencuri dan diamankan setelah diberitahu pihak keamanan KM Dharma Kencana 7. Ia diminta pihak keamanan KM Dharma Kencana 7 untuk menemui anaknya.

"Saya ketemu sama anak saya, karena dia dituduh curi hp," ujarnya kepada wartawan, Sabtu malam (25/6).

Warga Padang, Sumatera Barat ini mengungkapkan anaknya terlihat ketakutan dan tidak mau bicara. Ia mengaku anaknya didesak dan dibentak petugas keamanan kapal.

"Ada luka di tubuh anak saya. Saya menduga luka akibat dianiaya, karena saat ketemu anak saya ketakutan. Bapaknya sudah melapor ke polisi," bebernya.

Sementara Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pelabuhan Makassar, Inspektur Satu Prawira Wardany membenarkan telah menerima laporan terkait tewasnya seorang penumpang KM Dharma Kencana 7. Ia mengungkapkan saat ini jasad DP telah berada di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk dilakukan autopsi.

"Sudah ada di RS Bhayangkara untuk autopsi. Motifnya, korban dituduh mencuri sehingga terjadi penganiayaan saat perjalanan dari Surabaya ke Pelabuhan Makassar," ungkapnya.

Prawira menambahkan pihaknya masih melakukan penyelidikan sembari menunggu hasil autopsi. Setidaknya sudah enam orang saksi termasuk kedua orang tua korban diperiksa.

"Belum ada tersangka, kami masih melakukan penyelidikan dan menunggu hasil autopsi," ucapnya. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel