Ditundukkan Jatim 52-73, tim basket putra Babel tersingkir

·Bacaan 2 menit

Tim bola basket putra Kepulauan Bangka Belitung dipastikan tersingkir dari PON XX Papua setelah ditundukkan Jawa Timur dengan skor 52-73 pada laga Pool B di Mimika Sport Complex, Mimika, Senin.

Hasil tersebut membuat Babel selalu kalah pada tiga pertandingan yang sudah dilalui. Andai pun menang melawan Papua pada Selasa (5/10), Babel hanya akan berpoin maksimal lima dan itu tak cukup membawa mereka lolos dari fase grup.

Sementara bagi Jawa Timur, kemenangan itu menjaga asa mereka ke semifinal setelah mencatatkan dua kemenangan dari tiga laga. Jatim masih memiliki satu partai sisa yakni kontra Bali pada Rabu (6/10).

Baca juga: Asa Babel belum hilang meski dua kali kalah di Pool B PON Papua

Pada laga kontra Babel, tim Jatim yang dimotori guard Dio Saputra tertinggal 0-3 pada awal kuarter satu. Akan tetapi Jatim pelan-pelan mengejar ke 7-7, hingga Ikram Fadhil membawa timnya semakin menjauhi Babel 13-7. Kuarter itu berakhir dengan skor 18-11 untuk keunggulan Jawa Timur.

Kuarter kedua, Ikram Fadhil lagi-lagi membuat Jawa Timur melesat dengan dua angkanya, 32-19. Febrianus Khiando memperoleh tiga poin, tetapi Jawa Timur masih sulit terkejar dan menutup kuarter itu dengan skor 34-23.

Usai jeda, kondisi tidak berubah dengan Babel yang nyaris terkurung dalam tekanan. Bahkan ada momen Jatim membuat selisih kedudukan sampai 21 poin, sebelum menyelesaikan kuarter itu dengan skor 52-35.

Baca juga: Pelatih yakin Bali sudah buka jalan medali emas basket 5x5 putra

Kuarter pamungkas, Jawa Timur yang tampil disiplin menyegel kemenangan dengan skor 73-52.

Dio Saputra memimpin perolehan poin Jawa Timur dengan 17 poin, tiga rebound dan tiga assist.

Di kubu Babel, ada tiga pemain yang membuat masing-masih 10 poin yaitu Antoni Erga, Aldi Falentino dan Febrianus Khiando.

Baca juga: Bali ukir kemenangan kedua di PON Papua tundukkan Babel 74-58

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel