Diusir dari Kontrakan dan Cuma Punya Rp 40 Ribu, Nenek Ini Terpaksa Tidur di Emperan

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Di masa pandemi seperti ini, banyak orang kesulitan dalam ekonomi. Baik dari kalangan atas hingga bawah semuanya terkena imbasnya. Namun paling parah ialah masyarakat bawah yang memiliki penghasilan kecil.

Apalagi tidak memiliki tabungan yang cukup tentu akan sangat berat. Terlebih persebaran virus Covid-19 yang belum diketahui kapan berakhir, sulit untuk mencari nafkah bila dibandingkan pada masa normal.

Kejadian ini terjadi pada seorang nenek di Malaysia yang diusir dari kontrakan. Ia pun hanya memiliki uang Rp 40 ribu saat diusir.

Diusir dari kontrakan dan hanya punya uang sedikit, ia pun hanya tidur di depan koridor tempat kamar kontrakannya bersama barang-barangnya. Kejadian ini pun menarik perhatian orang sekitar.

Berikut ulasan nenek diusir dari kontrakan yang Liputan6.com lansir dari Worldofbuzz, Kamis (11/2/2021).

Tidur di koridor kontrakan selama tiga hari

Seorang nenek diusir dari kontrakan (Sumber: Facebook/Kuan Cheng Heng)
Seorang nenek diusir dari kontrakan (Sumber: Facebook/Kuan Cheng Heng)

Seorang nenek yang awalnya tinggal di Suria Magna Flat, Kepong Kuala Lumpur baru saja diusir dari kontrakannya. Mengutip dari unggahan Facebook Kuan Cheng Heng, sang nenek usai diusir bertahan di koridor tempat ia mengontrak kamar.

Selama tiga hari ia tidur di koridor tersebut bersama barang-barangnya dan hanya memiliki uang senilai Rp 40 ribu. Selama tiga hari tersebut, ia pun tidak mandi.

Kemalangannya ini akhirnya menarik perhatian orang. Sebelumnya ia juga sudah meminta bantuan namun belum ada bantuan yang pasti. Mendengar kemalangan dari nenek tersebut, netizen Kuan Cheng Heng pun tergerak dan membantunya.

Akhirnya mendapatkan sebuah bantuan

Mengutip dari unggahan Facebook Kuan Cheng Heng, netizen ini pun membantu sang nenek dengan memberikan sejumlah uang dan mencarikan sebuah penginapan. Apalagi melihat sang nenek yang sudah tua, tentu akan sulit mendapat pekerjaan di masa pandemi seperti ini.

"Dia mengaku tidak mandi selama 3 hari terakhir. Dia terlihat lelah dan luntur. Kami memberinya sejumlah uang dan akan mencoba untuk mendapatkan penginapan dan kami akan mengundangnya untuk reuni dinner bersama kami." tulis Kuang Cheng Heng dalam keterangannya.