Divisi video game Amazon membatalkan game Lord of the Rings

Maria Rosari Dwi Putri
·Bacaan 1 menit

Divisi video game Amazon.com Inc telah membatalkan game role-playing berdasarkan serial fantasi Lord of the Rings, yang diumumkan pada tahun 2019, kata seorang juru bicara Amazon.

Dilansir Reuters, Minggu, gim ini sedang dalam pengembangan di Amazon Game Studios bersama Leyou Technologies Holdings yang berbasis di China, yang diakuisisi oleh raksasa teknologi China Tencent Holdings pada bulan Desember.

Baca juga: Apple Arkade dapat pembaruan game, termasuk game klasik seluler

Negosiasi kontrak yang dihasilkan menyebabkan perselisihan antara Amazon dan Tencent yang akhirnya menyebabkan pembatalan gim tersebut, Bloomberg melaporkan sebelumnya pada Sabtu, mengutip orang-orang yang mengetahui masalah tersebut.

"Menyusul akuisisi Leyou baru-baru ini oleh Tencent, kami tidak dapat menjamin persyaratan untuk melanjutkan dengan judul ini saat ini," kata juru bicara Amazon dalam sebuah pernyataan yang dikirim melalui surel ke Reuters.

Tim Amazon yang mengerjakan gim tersebut akan dipindahkan ke proyek lain, kata pernyataan itu.

Amazon Game Studios telah berjuang untuk merilis video gim yang sukses sejak diluncurkan pada tahun 2014 itu.

Perusahaan telah membatalkan gim yang diumumkan sebelumnya, yakni Breakaway dan Crucible, sementara gim lainnya, New World, telah ditunda berulang kali, Bloomberg melaporkan.

Divisi video gim Amazon mengalami kesulitan karena salah urus dan bentrokan budaya antara pengembang gim dan prinsip perusahaan, kata Bloomberg awal tahun ini.

CEO Amazon yang akan datang Andy Jassy mengatakan pada awal tahun ini bahwa dia berkomitmen pada divisi video game, yang diluncurkan di bawah pimpinan eksekutif dan pendiri Amazon Jeff Bezos.

Baca juga: Island King sapa pasar Indonesia dengan tema khas Tanah Air

Baca juga: Zynga luncurkan game seluler match-3 modern Puzzle Combat

Baca juga: Kenali 5 komponen penting untuk tunjang "gaming" di ponsel