Diwarnai dominasi pria, rapper Dave menang di Brit Awards

London (AFP) - Diwarnai oleh kentalnya dominasi pria, rapper asal London, Dave, memenangkan posisi teratas di Brit Awards pada hari Selasa, sebuah event yang bernuansa politik di malam terbesar musik pop Inggris itu.

Brit Awards adalah penghargaan musik tahunan di Inggris yang didirikan oleh British Phonographic Industry. Dimulai pada tahun 1977 dengan nama BPI Awards dan kemudian menjadi Britannia Awards atau Brit Awards pada 1989.

Penyelenggaraan acara penghargaan tahunan itudibayangi oleh kritik terhadap kurangnya nominasi perempuan dalam kategori gender campuran, dengan hanya empat wanita yang berada di daftar 25 nominasi - semuanya kalah dari kaum laki-laki.

Dave yang berusia 21 tahun membawa pulang album terbaik untuk album pertamanya "Psychodrama", yang membahas ras kulit hitam dan rasisme institusional, dan menduduki puncak tangga lagu musik negara itu tahun lalu.

Dia mendapat tepuk tangan meriah di O2 Arena London untuk penampilannya dari lagu 'Black', di mana dia menambahkan sebuah bait baru yang menuduh perdana menteri, Boris Johnson, sebagai seorang "rasis sejati" dan mengecam perlakuan pers terhadap Pangeran Harry dan istrinya Meghan Markle.

Saingan Dave dalam nominasi, pendatang baru indie adalah Lewis Capaldi, mengalahkannya untuk penghargaan untuk kategori artis baru terbaik dan lagu terbaik untuk "Someone You Loved"

Capaldi kelahiran Glasgow, naik daun setelah album debutnya, "Divinely Uninspired To A Hellish Extent," menjadi album terlaris di Inggris tahun 2019.

Tetapi baik Capaldi dan maupun Dave kalah dalam penghargaan pria Inggris terbaik yang diraih artis terkenal Stormzy, yang tampil di di atas panggung dengan atraksi yang diwarnai ledakan petasan, hujan buatan yang melibatkan lebih dari lima puluh orang.

Saat menerima pengharggan, ia memberikan ucapan terima kasih kepada para wanita yang bekerja dengannya.

"Untuk menjadi pria terbaik, saya mendapatkan wanita paling luar biasa di tim saya," katanya.

Pemenang lainnya termasuk sensasi remaja Billie Eilish, yang memenangkan artis solo wanita internasional terbaik dan menampilkan soundtrack James Bond barunya selama upacara. Artis berusia 18 tahun bersaing dengan Lizzo, Ariana Grande, Camila Cabello dan Lana del Rey.

"Saya merasa sangat dibenci baru-baru ini," katanya kepada hadirin, setelah mengungkapkan dia tidak lagi membaca komentar media sosial.

"Ketika aku di atas panggung dan aku melihat kalian semua tersenyum padaku, itu benar-benar membuatku ingin menangis dan aku ingin menangis sekarang."

"No Time To Die" telah dilihat oleh hampir 26 juta orang di saluran YouTube-nya, menjadikan beberapa minggu yang luar biasa bagi penyanyi yang merupakan artis termuda yang merekam lagu Bond.

Penghargaan Brit adalah pengakuan terhadap musik Inggris sejak pertama kali diadakan pada tahun 1977, tetapi sering dibumbui dengan skandal dan lelucon.

Perombakan besar bagi daftar nominasi yang lebih proporsional untuk artis pria sudah dilakukan pada tahun 2017 untuk membuatnya lebih seimbang dan beragam gender, dengan ratusan anggota baru bergabung dalam kelompok pencalonan.

Tapi tetap saja kaum perempuan kurang terwakili dalam penghargaan, dan artis kulit hitam mendominasi nominasi di 'album terbaik' dan 'pria terbaik'.