DJI Mavic 3 mulai dipasarkan untuk penggemar drone di Indonesia

·Bacaan 4 menit

Erajaya Active Lifestyle menghadirkan drone teranyar dari DJI yaitu DJI Mavic 3 untuk kembali memenuhi keinginan para pembuat kreator video dan foto di Indonesia yang menginginkan kamera kreatif dengan teknologi termutakhir.

“DJI Mavic 3 merupakan produk yang telah lama ditunggu karena telah menjadi drone dengan peningkatan performa paling komprehensif dalam 3 tahun terakhir dari DJI,” kata Deputy CEO Erajaya Active Lifestyle Andre Tan dalam konferensi pers virtualnya, Selasa.

Secara virtual, Head of Business Unit DJI Sony Wibowo memaparkan berbagai keunggulan yang disematkan dalam DJI Mavic 3 mulai dari kehadiran dual kamera, kemampuan merekam video di resolusi 5,1K hingga waktu terbang penyimpanan yang lebih mumpuni.

Dari segi kamera, DJI Mavic 3 dilengkapi dua kamera yaitu kamera Micro four-thirds CMOS Hasselblad berukuran 20 megapiksel yang mampu menangkap gambar dengan lebih jelas meski berada di kondisi cahaya yang minim atau lowlight.

Dengan kamera utamanya itu DJI Mavic 3 bisa merekam video 5,1K dengan 50 frame per detik (fps) dalam nuanced color dan dengan sensitivitas cahaya rendah, selain itu pengguna juga bisa merekam video slow motion 4K dengan 120fps untuk hasil yang lebih berkualitas, tak tertinggal untuk mode normal anda bisa merekam video dengan resolusi Full HD dengan 200 fps.

Lalu kamera kedua yang disematkan di perangkat terbaru DJI dari seri Mavic itu ialah kamera tele yang dibekali dengan 28 kali hybrid zoom.

DJI Mavic 3 juga dilengkapi dengan sensor terbaru yang disebut dengan APAS 5.0, sensor itu memungkinkan pengguna Mavic 3 bisa melihat dari berbagai arah baik atas, bawah, depan, belakang, maupun di bagian sampingnya.

Dengan sensor itu drone bisa menghindari halangan yang ada saat terbang dan digunakan untuk mengambil gambar aerial dengan lebih optimal.

Sensor APAS 5.0 juga mampu mengunci objek yang dibidik untuk diambil gambarnya dengan lebih maksimal, drone dapat mengikuti objek itu tanpa terkendala melalui fitur Active Track 5.0.

Jika anda kehilangan lokasi drone anda saat menerbangkan Mavic 3, anda juga bisa menggunakan fitur “Advanced Return To Home (RTH)”.

“Jika pada seri sebelumnya fitur return to home akan meminta drone untuk naik ke ketinggian tertentu baru kembali ke tempat asal, maka pada advanced return to home drone Mavic 3 akan mampu melakukan scan jalan pulang sehingga bisa menghindari rintangan dan drone bisa sampai ke tempat awal dengan lebih efisien,” ujar Sony.

Dari segi daya Mavic 3 sudah hadir dengan baterai yang lebih mumpuni, diklaim dapat terbang lebih lama dari generasi sebelumnya dengan durasi terbang 46 menit dan jarak 30 kilometer.

Sony menyebutkan kemampuan merekam dengan waktu dan jarak tersebut merupakan yang terbaik di industri drone saat ini untuk kamera drone di kelas harga dan spesifikasi tersebut.

Jika kembali dibandingkan dengan generasi kedua, tentu generasi ketiga dari seri DJI Mavic memiliki performa baterai yang lebih baik dan diklaim 50 persen lebih optimal.

Baterai tersebut dapat diisi ulang dengan mudah dengan dikoneksikan menggunakan kabel menuju laptop pada saat darurat.

Pengisian ulang tersebut tidak dapat dilakukan di generasi Mavic 2 dan baru dapat dilakukan di seri Mavic 3.

Terkait dengan pemindahan data, Mavic 3 mampu melakukan pemindahan data secara langsung menggunakan teknologi WiFi 6.0 secara langsung ke ponsel pintar anda.

Dibandingkan dengan pendahulunya, fitur itu tentu sangat menggiurkan karena sebelumnya pemindahan data harus melalui DJI Smart Controller.

DJI juga menghadirkan DJI Mavic 3 Cine yang memiliki fitur serupa Mavic 3 namun dengan beberapa fitur yang lebih premium untuk para fotografer dan videografer profesional.

DJI Mavic 3 Cine turut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan videografer profesional. (ANTARA/HO/Erajaya)
DJI Mavic 3 Cine turut dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan videografer profesional. (ANTARA/HO/Erajaya)

Misalnya seperti fitur video codec yang bisa memudahkan videografer memilih ukuran gambar sesuai kebutuhannya.

Terkait penyimpanan, DJI Mavic 3 Cine juga dilengkapi dengan ruang penyimpanan internal 1 TB SSD sehingga videografer dapat lebih leluasa saat mengambil gambar.

“Mavic 3 memungkinkan pengguna membidik mendapat tangkapan gambar yang epik dengan mudah. Performa yang menakjubkan, keamanan penerbangan yang meluas, dan kualitas gambar yang mempesona,membuat kami yakin bahwa drone ini akan memukau penggemar fotografi dan videografi, serta rumah produksi profesional dan pekerja media di seluruh dunia.” ujar Creative Director DJI Europe Ferdinand Wolf.

DJI Mavic 3 versi standar dibanderol dengan harga Rp 33.750.000.

Sementara untuk tipe DJI Mavic Fly More Combo dibanderol lebih tinggi seharga Rp 42.990.000 hal itu dikarenakan jumlah baling- baling serta tambahan filter untuk kamera ditambahkan dalam unit ini.

Sedangkan DJI Mavic 3 Cine Premium Combo dengan segala fitur premiumnya dibanderol seharga Rp 79.950.000.

Penggemar drone di Tanah Air dapat melakukan pembelian preorder terlebih dahulu untuk mendapatkan produk DJI Mavic 3 secara resmi baik secara daring atau pun secara langsung.

Pembelian preorder secara daring dapat dilakukan dengan mengunjungi platform e-commerce eraspace.com, serta toko DJI official store di marketplace Tokopedia, Shopee, Blibli, JD.ID, Lazada, dan Bukalapak.

Sementara untuk preorder secara langsung, pembeli dapat langsung mendatangi 12 jaringan outlet Urban Republic, Authorized Retail Store DJI di Grand Indonesia, serta di outlet Erafone dan iBox Store tertentu.

Periode pre-order akan berlangsung selama 5-30 November 2021, sementara unit DJI Mavic 3 akan mulai dikirimkan pada 1 Desember 2021.

Baca juga: DJI bawa drone Mavic 2 Entreprise untuk sektor industri

Baca juga: Halo Robotics perluas drone DJI untuk industri

Baca juga: DJI rilis drone seri Mavic 2 di Indonesia

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel