DJKN bantu pasarkan produk UMKM NTT lewat aplikasi lelang

Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Bali dan Nusa Tenggara Kementerian Keuangan membantu pemasaran produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui aplikasi lelang.

"Kami turut serta memasarkan produk UMKM NTT melalui aplikasi lelang yaitu lelang.go.id yang sama dengan market place yang bisa diakses dari seluruh Indonesia," kata Kepala Kantor Wilayah DJKN Bali dan Nusa Tenggara Anugrah Komara dalam keterangan yang diterima di Kupang, Jumat.

Komara menjelaskan pemasaran produk UMKM ini merupakan upaya di luar tugas dan fungsi utama DJKN untuk membantu para pelaku UMKM di NTT memasarkan berbagai produk sehingga bisa bertumbuh dalam mendorong perekonomian di daerah.

Baca juga: Teten Masduki dorong pemulihan UMKM NTT lewat Exotic Tenun Fest

Sejauh ini, kata dia pemasaran produk UMKM dari NTT sudah dilakukan dengan nilai transaksi yang masih kecil atau di bawah Rp10 juta.

"Aplikasi ini juga baru sehingga belum banyak diketahui para pelaku UMKM sehingga kami berharap ke depan bisa semakin banyak yang memanfaatkannya," katanya.

Komara menjelaskan pihak penjual maupun pembeli yang memanfaatkan aplikasi ini juga diberikan kemudahan berupa pajak yang kecil yang dikenakan bagi penjual 1 persen dan 0 persen bagi pembeli.

"Dengan pajak yang kecil ini tentunya tidak menambah beban terutama bagi pembeli sehingga diharapkan semakin menarik mereka untuk memberi produk UMKM," katanya.

Baca juga: Teten minta "internet marketer" dorong UMKM masuk ekosistem digital

Selain itu, para pelaku UMKM sebagai pemohon lelang juga tidak perlu melakukan permohonan secara tertulis namun hanya datang membawa barang dan langsung dicatat untuk pelaksanaan lelang.

"Untuk mengakses aplikasi tersebut pelaku UMKM atau penjual tinggal membuat akun," katanya.

Komara mengajak para pelaku UMKM di NTT memanfaatkan aplikasi lelang ini untuk memasarkan berbagai produk unggulan untuk kemajuan usaha mereka.