DJP Punya Aplikasi e-PHTB, Notaris Tak Perlu Antre untuk Validasi Setoran Pajak Tanah

Merdeka.com - Merdeka.com - Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) RI meluncurkan aplikasi pengalihan hak atas tanah/bangunan berbasis elektronik (e-PHTB) Notaris PPAT. Ini diharapkan bisa memudahkan para notaris atau pejabat pembuat akta tanah (PPAT).

Direktur Jenderal Pajak Kemenkeu, Suryo Utomo menyampaikan, hadirnya aplikasi anyar ini membuat para notaris dan PPAT dapat melakukan validasi surat setoran pajak (SSP) PPh pengalihan hak atas tanah dan bangunan (PHTB) secara online melalui e-PHTB. Sehingga, mereka tidak perlu lagi mengantre di kantor pelayanan pajak.

"Karena, selama ini notaris atau wakil dari wajib pajak (WP) melakukan konfirmasi validasi ke kantor kami. Dan kadang-kadang membutuhkan waktu yang cukup luar biasa lama," ujarnya dalam perayaan hari pajak di Jakarta, Selasa (19/7).

Untuk itu, penerapan aplikasi e-PHTB diharapkan dapat mempermudah dan mempercepat proses validasi SSP PPh PHTB sekaligus meningkatkan setoran pajak.

Mengingat, permohonan validasi SSP PPh PHTB oleh notaris atau PPAT melalui aplikasi e-PHTB dapat direspon secara real time oleh sistem.

"Yang kami lakukan adalah automatic responses by system, jadi tidak ada intervensi orang melakukan pekerjaan apapun juga," tutupnya. [idr]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel