DKI anggarkan Rp28,9 miliar untuk revitalisasi tiga gedung kesenian

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menganggarkan sekitar Rp28,9 miliar untuk proyek revitalisasi tiga gedung kesenian di Ibu Kota yakni Gedung Kesenian Jakarta, Gedung Kesenian Miss Tjitjih dan Gedung Wayang Orang Bharata.

"Akhir tahun ini selesai, sehingga tahun depan kami akan mendapatkan tiga gedung yang baik," kata Kepala Dinas Kebudayaan DKI Iwan Henry Wardhana di Jakarta, Selasa.

Adapun rinciannya, lanjut dia, anggaran revitalisasi Gedung Kesenian Jakarta sekitar Rp13 miliar, Gedung Miss Tjitjih mencapai Rp8,9 miliar dan Gedung Wayang Orang Bharata mencapai Rp7 miliar.

Anggaran tersebut, kata dia, dialokasikan dari APBD DKI 2022 dan saat ini dalam proses lelang.

"Kalau tiga bangunan fisik ini sudah jalan, maka kegiatan ekspresi berkesenian seniman lebih nyata, karya-karya yang dihasilkan pun lebih baik," ucapnya.

Baca juga: Anies alokasi Rp7 miliar renovasi gedung Wayang Orang Bharata

Selama proses revitalisasi itu, Iwan menambahkan para seniman dapat menggunakan sementara Taman Ismail Marzuki (TIM) untuk pentas sehingga kreativitas tetap berjalan.

"Kebetulan TIM di bawah Dinas Kebudayaan, jadi semua terakomodasi," ucapnya.

Gedung Kesenian Jakarta merupakan bangunan tua peninggalan bersejarah pemerintah Hindia-Belanda yang hingga kini masih berdiri kokoh di Jakarta Pusat.

Gedung ini adalah tempat para seniman dari seluruh Indonesia mempertunjukkan hasil kreasi seninya, seperti drama, teater, film dan sastra.

Sedangkan, Gedung Kesenian Miss Tjitjih diprioritaskan untuk pelestarian dan pengembangan Sandiwara Sunda.

Baca juga: DKI targetkan renovasi Gedung Wayang Orang Bharata rampung akhir 2022

Sementara itu, Gedung Wayang Orang Bharata digunakan sebagai tempat pertunjukan wayang orang di Jakarta Pusat.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel