DKI Gelar Formula E di 2022, Wagub Berharap COVID-19 Sudah Terkendali

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan kegiatan balapan mobil Formula E di Monumen Nasional (Monas) Jakarta tetap digelar pada 2022.

Hal itu ditegaskan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria usai melaksanakan koordinasi dengan pihak Jakarta Propertindo (Jakpro) sebagai pelaksana dalam acara itu.

"Sejauh ini laporan yang kami terima dari Jakpro tidak ada masalah. Jadi kita tunggu saja masyarakat Jakarta sabar, Insya Allah Formula E tetap dilaksanakan 2022, insya Allah tidak ada kendala yang berarti," kata Ahmad Riza Patria di Jakarta, Kamis, 19 Agustus 2021.

Dalam hal ini, Ariza Berharap pada tahun depan tidak ada kasus COVID-19 yang signifikan di Jakarta. Sehingga, perlombaan akbar itu dapat terlaksana dengan baik.

"Mudah-mudahan juga tidak ada kasus yang luar biasa terkait COVID-19 di 2022. Apalagi vaksin dalam satu bulan ke depan sudah selesai di DKI. Mudah-mudahan juga ini meyakinkan kita semua bahwa kegiatan-kegiatan ke depan bisa dilaksanakan lebih baik lagi," ungkapnya.

Kemudian, ia menegaskan, bahwa dalam kegiatan Formula E belum ada laporan kerugian negara seperti yang diungkapkan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Sejauh ini belum ada laporan dari BPK yang menyampaikan ada kerugian karena Formula E," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengeluarkan Instruksi Gubernur Nomor 49 Tahun 2021. Dalam Instruksi itu, Anies menjadikan Formula E sebagai salah satu poin dalam isu prioritas Perencanaan dan Keuangan, dengan target terselenggara pada Juni 2022.

Adapun Pemprov DKI Jakarta berencana melangsungkan perlombaan adu cepat mobil listrik Formula E di DKI Jakarta sejak Juni 2020.

Namun, penyelenggaraan dibatalkan dua seri yaitu seri balap 2020 dan 2021, lalu dijadwalkan ulang. Pemprov DKI Jakarta beralasan, ajang Formula E dibatalkan karena pandemi COVID-19.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel