DKI Jakarta Ajukan Rencana KUA-PPAS 2022 Rp 80,15 Triliun

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Pemprov DKI mengajukan usulan rencana Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun 2022 Jakarta sebesar Rp 80,15 triliun.

Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi, mengatakan usulan tersebut diterima dewan dalam rapat Badan Anggaran (Banggar).

"Dengan demikian Rancangan KUA-PPAS APBD DKI Jakarta tahun anggaran 2022 kami terima hari ini dengan total sementara Rp 80,15 triliun," kata Prasetio saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (28/10/2021).

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Marullah Matali menyatakan usulan itu berdasarkan tren kenaikan pendapatan pajak saat pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

Menurut dia, pendapatan 2022 diproyeksikan sebesar Rp 74,25 triliun. Terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 53,17 triliun, pendapatan transfer Rp 17,71 triliun, dan pendapatan daerah yang sah Rp 3,36 triliun.

"Postur belanja senilai Rp 72,10 triliun diproyeksikan untuk belanja operasi Rp 60,07 triliun, belanja modal Rp 9,42 triliun, belanja tidak terduga (BTT) Rp 2,51 triliun dan belanja transfer Rp 392,86 miliar," papar Marullah.

Minta Masukan

Marullah menilai masukan dan saran dari DPRD DKI penting untuk menyempurnakan KUA-PPAS tahun 2022.

"Tentunya masukan-masukan akan menjadi bahan evaluasi bagi kami agar rancangan KUA-PPAS APBD DKI tahun anggaran 2022 dapat diterima oleh pimpinan dan anggota Banggar," jelas dia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel