DKI Jakarta lolos seluruh nomor pertandingan esport menuju PON Papua

·Bacaan 3 menit

DKI Jakarta berhasil mengamankan tiket menuju babak utama cabang olahraga ekshibisi esport Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua untuk seluruh nomor yang akan dipertandingkan, yaitu Mobile Legends, Free Fire, eFootball PES 2021 dan PUBG Mobile.

Ketua Pengurus Esports Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Mayjen TNI (Purn) Neno Hamriono, mengatakan bahwa DKI Jakarta menjadi satu-satunya provinsi, yang mengikuti kualifikasi Pra-PON, yang dapat memberangkatkan tim untuk seluruh nomor, di luar Papua dan Papua Barat yang otomatis lolos kualifikasi sebagai tuan rumah.

"Ini suatu hal yang sangat membanggakan bagi kita DKI karena DKI merupakan satu-satunya provinsi yang memberangkatkan seluruh cabang, baik itu Mobile Legends, Free Fire, eFootball PES maupun PUBG yang baru kita laksanakan," kata Neno dalam temu media secara virtual, Kamis.

Baca juga: Sebelas tim Free Fire terbang ke Jayapura untuk final esport PON Papua

Kualifikasi Pra-PON untuk nomor PUBG Mobile baru saja usai, Kamis sore, memberikan hasil yang membahagiakan bagi DKI Jakarta, melengkapi tiga nomor lainnya yang sebelumnya telah dinyatakan lolos ke babak delapan besar untuk bertanding secara offline di Papua.

Neno mengungkapkan atlet esport DKI Jakarta yang lolos babak utama PON Papua berjumlah 15 orang, namun tim PUBG Mobile akan bertanding secara online dari Jakarta. Sehingga, kontingen esport DKI Jakarta yang akan terbang ke Jayapura berjumlah 15 orang -- 11 atlet dan empat lainnya ofisial.

"Dari dalam atlet-atlet kita ada yang atlet profesional, juga ada yang masih amatir, ini merupakan cikal bakal atlet esport yang kita harapkan akan membawa nama baik, baik itu DKI maupun nasional, karena proyeksi kita ke depan adalah SEA Games dan Asian Games," kata Nenon.

Secara garis besar, Ketua Kontingen DKI Esport DKI Jakarta, Michael Epras, menjelaskan tim esport DKI Jakarta telah terpilih melalui proses-proses yang panjang, salah satunya adalah kualifikasi provinsi.

Ada 162 tim divisi Mobile Legends yang bertanding di kualifikasi provinsi untuk memperebutkan tempat menjadi wakil DKI Jakarta. Selain itu, sebanyak 275 peserta juga mengikuti kualifikasi provinsi untuk eFootball PES 2021.

Baca juga: Enam provinsi melaju ke babak utama esport Mobile Legends PON Papua

Di nomor PUBG Mobile terdapat 205 tim yang mengikuti kualifikasi provinsi. Sementara, kualifikasi provinsi untuk Free Fire diikuti oleh 79 tim, yang akhirnya masing-masing terpilih satu tim untuk mewakili DKI Jakarta.

"Walaupun waktunya terbatas dua minggu, kualifikasi provinsi ini bisa menjaring (bakat), terbukti kualitasnya juga terbaik sehingga akhirnya kita bisa lolos di Pra-PON mengungguli provinsi-provinsi lain," kata Michael.

"Jadi, total estimasi peserta pada kualifikasi provinsi di DKI Jakarta sekitar 2.236 peserta," dia melanjutkan.

Kontingen Esports DKI Jakarta akan berangkat menuju Papua pada Jumat (17/9) dini hari, dengan sebelumnya menjalani karantina selama dua hari.

Pada masa karantina di DKI Jakarta, ESI DKI memberikan materi peregangan otot yang dapat mereka praktikkan saat bertanding untuk memaksimalkan fokus dan performa, para atlet juga mendapatkan materi pengelolaan emosi sebagai bagian dari sports psychology.

Sebagai bagian dari langkah menjaga kesehatan, protokol kesehatan COVID-19 juga selalu dilaksanakan dengan ketat dengan penerapan Swab Antigen, Swab PCR, penggunaan masker, hand sanitizer dan ruangan latihan yang didisinfeksi secara berkala.

Baca juga: Pendaftar PUBG Mobile PON Papua tembus empat ribuan tim

Berikut daftar nama atlet esport DKI Jakarta untuk ekshibisi esport PON XX Papua.
• Tim Free Fire
Muhammad Haikal (14 tahun)
Muhammad Rafli Setiawan (13 tahun)
Luthfan Aufa Faqih (23 tahun)
Muladi Ahmad Yasin (20 tahun)

• Tim Mobile Legend Bang Bang
Karsten William Tjugito (15 tahun)
Darren Yapaloma (16 tahun)
Thomas Setyawan (21 tahun)
Daniel (18 tahun)
Arbi Rizal Haq (22 tahun)

• Tim eFootball PES 2021
Elvan Bakkara (31 tahun)
Muhammad Abdul Aziz (24 tahun)

• Tim PUBG Mobile
Made Bagus Pramudita (18 tahun)
Made Bagas Prabaswara (18 tahun)
Eksarachman Jayanto (21 tahun)
Jason (23 tahun)

Baca juga: Lima provinsi lolos babak utama cabor esport eFootball PES PON Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel