DKI Jakarta paling banyak sumbang tambahan kasus COVID-19

Jumlah kasus COVID-19 di Indonesia bertambah 2.609 dan DKI Jakarta tercatat sebagai provinsi yang paling banyak menyumbang tambahan kasus dengan 1.125 kasus baru menurut data Kementerian Kesehatan pada Sabtu pukul 12.00 WIB.

Selain DKI Jakarta, provinsi yang kasus barunya masih di atas angka 100 meliputi Jawa Barat (465), Jawa Timur (251), Banten (241), dan Jawa Tengah (149).

Jumlah akumulatif kasus COVID-19 di Indonesia sejak kasus pertama infeksi virus corona tipe SARS-CoV-2 diumumkan pada Maret 2020 sampai sekarang seluruhnya 6.390.553 kasus.

Penderita COVID-19 yang sembuh pada Sabtu siang bertambah 3.098 orang dengan tambahan paling banyak berasal dari DKI Jakarta (1.612) diikuti Jawa Barat (512) dan Jawa Timur (269).

Jumlah akumulatif penderita COVID-19 yang sudah sembuh seluruhnya 6.198.051 orang atau 96,99 persen dari jumlah total kasus.

COVID-19 juga masih menimbulkan kematian meski kasusnya sudah tidak banyak. Pada Sabtu tercatat ada 16 pasien yang meninggal karena penyakit itu, paling banyak dari Jawa Tengah (5).

Jumlah akumulatif pasien COVID-19 yang meninggal dunia sejak awal pandemi sampai sekarang seluruhnya 157.757 orang.

Pemerintah masih melaksanakan upaya pencegahan dan pengendalian penularan COVID-19, termasuk melaksanakan vaksinasi.

Selain melaksanakan vaksinasi dosis pertama, kedua, dan ketiga atau penguat pertama pada warga, pemerintah melakukan vaksinasi dosis keempat atau vaksinasi penguat kedua pada tenaga kesehatan.

Pemerintah juga mendorong warga menjalani vaksinasi penguat guna meningkatkan ketahanan tubuh terhadap infeksi virus corona penyebab COVID-19 beserta varian-variannya.

Selain melaksanakan penyuluhan, pemerintah berupaya mendorong warga menjalani vaksinasi penguat dengan menjadikan vaksinasi sebagai persyaratan dalam melakukan perjalanan.

Baca juga:
FKUI beri penyuluhan psikosomatik penyintas COVID-19 di Pandeglang
Kemendagri: Semua daerah di Indonesia statusnya PPKM level 1