DKI kemarin, akibat penyesuaian harga BBM hingga swasta murah diserbu

Lima berita pada Senin (5/9) telah menjadi perhatian publik, antara lain, dampak penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) hingga swasta menyediakan BBM harga lebih murah diserbu pembeli.

Berikut rangkumannya dan berharap bisa jadi referensi Sahabat ANTARA pagi ini.

1. Ongkos pengiriman sayuran dari Pasar Induk Kramat Jati segera naik

Ongkos transportasi pengiriman sayuran dari Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, ke berbagai kawasan di Ibu Kota segera naik karena menyesuaikan dengan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM).

Salah satu sopir pengantar sayuran, Bayu mengatakan, dirinya beserta rekan-rekannya yang lain masih menghitung besaran kenaikan harga jasa pengiriman sayuran tersebut.

"Biasanya kalau ke Tanah Tinggi itu sekali berangkat Rp500.000, untuk saat ini kita perkirakan naik paling Rp550.000," kata Bayu di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya


2. Organda DKI berencana naikkan tarif angkutan umum

Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta berencana menaikkan tarif angkutan umum perkotaan (angkot), menyusul kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan kisaran sekitar 12,5 hingga 17,5 persen.

"Besarannya kami sedang diskusikan supaya tidak terlalu memberatkan rakyat," kata Ketua Organda DKI Jakarta, Shafruhan Sinungan di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya


3. Imigrasi Jakut butuh masyarakat awasi keberadaan orang asing

Kantor Imigrasi Kelas I Tempat Pemeriksa Imigrasi Jakarta Utara Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia DKI Jakarta membutuhkan partisipasi masyarakat guna mengawasi keberadaan dan kegiatan orang asing.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian Kanwil Kumham DKI Jakarta Hamdan Muhammad Al Amin dalam keterangannya di Jakarta, Senin, mengatakan perlu pengawasan terhadap kegiatan orang asing karena keberadaan orang tersebut tidak secara keseluruhan memiliki tujuan positif bagi kepentingan nasional.

Baca selengkapnya
​​​​​​​
4. Polisi tangkap empat pengunjuk rasa di Patung Kuda

Petugas Kepolisian menangkap empat pengunjuk rasa yang tiba-tiba menghadang satu unit mobil dengan pelat merah di sekitar Patung Kuda, Monas, Jakarta Pusat.

"Ada beberapa peserta aksi yang memang diamankan karena tindakan yang bersangkutan sudah membahayakan keselamatan orang lain dan juga mengganggu ketertiban umum," kata Kepala Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Polisi Komarudin di Monas, Senin.

Baca selengkapnya


5. Warga serbu salah satu SPBU swasta karena jual di bawah Pertalite
​​​​​​​
Warga pengguna kendaraan bermotor sempat menyerbu produk BBM salah satu stasiun pengisian bahan bakar (SPBU) swasta karena masih menjual di bawah harga Pertalite seperti terjadi di Jalan Raya Mabes Hankam, Cipayung, Jakarta Timur.

Supervisor SPBU Vivo, Budi Faisal mengatakan stok BBM jenis Revvo 89 yang dijual di tempatnya itu sudah habis sejak Minggu (4/9) atau berbarengan dengan pengumuman pemerintah menaikkan harga BBM.

"Iya, habis. Kami belum tahu kabarnya dari Vivo Pusat. Saya rasa, hampir semua SPBU Vivo juga merasakan hal yang sama," kata Budi Faisal di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya