DKI kemarin, kualitas udara terburuk hingga Taman Tebet tutup

Lima berita populer di DKI Jakarta pada Rabu kemarin, antara lain kualitas udara terburuk hingga Taman Tebet tutup sementara, berikut rangkumannya:

Pelat nomor "RFY" yang terobos jalur busway di Ragunan dicabut

Petugas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya memberikan sanksi tilang dan mencabut nomor polisi kendaraan mobil Fortuner berpelat B-1497-RFY yang menerobos jalur busway dan gunakan rotator di kawasan Ragunan, Jakarta Selatan pada Sabtu (11/6).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Sambodo Purnomo Yogo mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan diketahui bahwa kendaraan tersebut milik salah satu instansi pemerintah.

"Selain diberikan tilang kepada yang bersangkutan, maka pelat nomor dan STNK khusus tersebut kemudian kita tarik dan kita sita. Sehingga yang bersangkutan tidak berhak lagi menggunakan pelat nomor ini, dan harus menggunakan pelat nomor asli," kata Sambodo di Jakarta, Rabu.

Baca selengkapnya

Baca juga: Kriminal kemarin, rehabilitasi gitaris Kahitna hingga pengadaan lahan

Anggota DPRD DKI: Taman Tebet tutup sementara imbas kajian tak matang

Anggota DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menilai Taman Kota Tebet (Tebet Eco Park) di Jakarta Selatan yang ditutup sementara merupakan imbas dari kajian yang tidak matang.

"Ketika pembangunan yg dilakukan oleh Pemprov DKI membawa dampak negatif bagi masyarakat itu membuktikan perencanaan tak baik, kajian tidak matang," katanya di Jakarta, Rabu.

Baca selengkapnya

Ini kata Wagub DKI terkait penutupan Tebet Eco Park

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa penutupan Tebet Eco Park untuk sementara mulai Selasa (14/6) malam karena pengunjung membludak dan melebihi kapasitas.

"Sementara kita tutup dulu ya Taman Tebet Eco Park ini. Kenapa ditutup karena masyarakat yang datang berbondong-bondong dan melebihi kapasitas," kata Riza di Jakarta, Rabu.

Baca selengkapnya

Baca juga: Jakarta kemarin, pembebasan pajak sampai COVID-19 subvarian Omicron
​​​​​​​
Wagub DKI: Masuk Tebet Eco Park direncanakan akan pakai aplikasi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebutkan bahwa pemprov akan menggunakan aplikasi bagi masyarakat yang akan masuk ke Tebet Eco Park demi menghindari kepadatan pengunjung di kawasan tersebut.

"Ke depan, sedang kami evaluasi dan kami akan tata kembali menjadi lebih baik. Mungkin di antaranya nanti kalau masuk ke situ diusulkan melalui aplikasi supaya jumlahnya bisa diatur, dikontrol dan dibatasi," kata Riza di Jakarta, Rabu.

Baca selengkapnya

Suhu rendah dan kelembaban tinggi picu polusi di DKI Jakarta

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyebutkan suhu udara yang rendah dan tingkat kelembaban tinggi menyebabkan akumulasi polutan sehingga memicu polusi udara di Ibu Kota pada Rabu.

"Akibatnya polutan pencemar udara terakumulasi di lapisan troposfer," kata Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan di Jakarta.

Baca selengkapnya

Baca juga: Kemarin, cabai rawit masih Rp120 ribu per kg sampai waspada banjir rob

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel