DKI kemarin, tempat wisata ramai hingga nasib warga Pasar Gembrong

Beberapa peristiwa menarik yang berkaitan dengan isu perkotaan dan kebijakan Pemprov DKI Jakarta terjadi sepanjang Rabu (4/4).

Dari mulai kondisi beberapa tempat wisata yang ramai hingga konsep permukiman warga Pasar Gembrong yang tengah dirancang Pemprov DKI.

Berikut rangkumannya.

1. DKI telah siapkan konsep revitalisasi permukiman warga Pasar Gembrong

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI telah menyiapkan konsep revitalisasi permukiman warga korban kebakaran di Pasar Gembrong RW 01, Jatinegara, Jakarta Timur.

Ketua RW 01 Maju Saiman mengatakan dirinya telah diperlihatkan sejumlah gambaran desain revitalisasi oleh Pemprov DKI saat Anies berkunjung ke Pasar Gembrong pada Senin (3/5).

Selengkapnya bisa baca di sini


2. Taman Impian Jaya Ancol perkirakan pengunjung 55.000 orang per hari

Jakarta (ANTARA) - Pengelola Taman Impian Jaya Ancol memperkirakan jumlah pengunjung mencapai rata-rata 55.000 orang per hari selama masa libur Lebaran tahun ini.

Hal tersebut realistis lantaran pada hari kedua libur Lebaran, objek wisata tersebut dikunjungi 70.000 orang.

Selengkapnya bisa baca di sini


3. 45 ribu orang diperkirakan kunjungi Taman Margasatwa Ragunan

Jakarta (ANTARA) - Sekitar 45 ribu orang diperkirakan mengunjungi Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, pada Rabu.

Perkiraan jumlah pengunjung sebanyak 45.000 orang itu setara dengan 75 persen kapasitas Taman Margasatwa Ragunan.

Selengkapnya bisa baca di sini


4. Polres Jakut kawal lonjakan pengunjung Ancol saat libur Lebaran

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) mengawal lonjakan pengunjung kawasan wisata Ancol selama libur Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriah dengan menyiagakan 125 personel.

"Tugas dari personel ini melaksanakan kegiatan pengaturan, penjagaan lalu lintas, kemudian pengamanan, baik terbuka maupun tertutup, ini dilakukan untuk mengantisipasi gangguan lalu lintas maupun kamtibmas," kata Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Pol Wibowo di Jakarta, Rabu.

Selengkapnya bisa baca di sini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel