DKI sepekan, pembatasan konser sampai asesmen karyawan Aetra-Palyja

Beragam peristiwa dan kabar penting, dan menarik di DKI Jakarta selama sepekan terakhir pada periode 12 November 2022 sampai dengan 18 November 2022, mampu direkam pewarta ANTARA dari lapangan.

Berita-berita yang disajikan dalam kemasan informatif dan menarik pada periode tersebut yang layak untuk diulas kembali Sabtu ini, seperti pembatasan penonton konser, pengolahan limbah domestik, hibah MRT Jakarta, sampai PAM Jaya melakukan asesmen untuk karyawan Aetra dan Palyja yang sudah bergabung.

Berikut adalah rangkuman berita perkotaan Jakarta selama sepekan terakhir:

1. Pemprov DKI batasi kapasitas penonton konser musik 70 persen

Jakarta (ANTARA) - Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta membatasi kapasitas penonton konser musik maksimal 70 persen demi keamanan dan keselamatan pengunjung.

"Dengan adanya ketentuan ini dapat menjadi acuan bagi penyelenggara menghadirkan konser yang aman dan kondusif," kata Kepala Disparekraf DKI Andhika Permata di Jakarta, Sabtu.

Selengkapnya di sini.

2. SDA DKI perkuat pengolahan limbah domestik terkait air tercemar tinja

Jakarta (ANTARA) - Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta memperkuat program pengembangan dan pengelolaan limbah domestik untuk menindaklanjuti hasil penelitian bahwa 70 persen sumber air di Indonesia termasuk di Jakarta tercemar tinja.

"Penguatan tersebut dengan membuat Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Terpusat (SPALD-T) dan membuat serta mengkampanyekan Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S)," kata Kepala Sub Koordinator Urusan Perencanaan Pengelolaan Air Limbah Dinas SDA DKI Jakarta Sarah Dewi dalam keterangan di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya di sini.

3. MRT terima dana hibah 709.630 dolar AS dari USTDA

Jakarta (ANTARA) - BUMD PT MRT Jakarta menerima dana hibah senilai 709.630 dolar AS untuk studi kelayakan usulan inisiatif energi baru terbarukan (renewable energy) dari pemerintah Amerika Serikat melalui United States Trade and Development Agency (USTDA).

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin, menyebut penandatanganan perjanjian hibah (grant agreement) tersebut dilakukan dirinya bersama Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Sung Yong Kim pada Minggu (13/11) di Bali dan disaksikan Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono dan Manajer Indo-Pacific USTDA Tanvi Madhusudanan.

Selengkapnya di sini.

4. Warga terkena dampak normalisasi Kali Ciliwung telah terima kompensasi

Jakarta (ANTARA) - Warga pemilik bidang lahan yang terkena dampak normalisasi Kali Ciliwung di Kelurahan Rawajati, Pancoran, Jakarta Selatan (Jaksel), sebagian besar telah menerima kompensasi berupa pembayaran ganti rugi dari pemerintah.

"Dari tiga RW, dua RW sudah berjalan yaitu RW tujuh dan RW tiga. Pada RW tujuh telah dibebaskan sebanyak 40 bidang," kata Camat Pancoran, Jakarta Selatan Alamsyah saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Selengkapnya di sini.

5. PTTUN putuskan banding eks Gubernur Anies kalah soal UMP 2022

Jakarta (ANTARA) - Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) DKI memutuskan gugatan eks Gubernur Anies Baswedan soal Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022 kalah di tingkat banding dan menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta.

"Menguatkan putusan Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta Nomor 11/G/2022/PTUN.JKT, tanggal 12 Juli 2022," demikian putusan majelis hakim PTTUN DKI melalui Sistem Informasi Penelusuran Perkara (SIPP) PTUN Jakarta, Rabu.

Selengkapnya di sini.

6. Dirut PAM Jaya pastikan tampung 90 persen karyawan Aetra dan Palyja

Jakarta (ANTARA) - Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin memastikan menampung sebanyak 90 persen eks karyawan Aetra dan Palyja menyusul berakhirnya kerja sama dengan kedua mitranya itu pada 31 Januari 2023.

"Sebanyak 90 persen karyawan Aetra dan Palyja ikut bergabung dengan kami pasca pengakhiran kerja sama dengan mitra," kata Arief di Jakarta, Kamis.

Selengkapnya di sini.

7. PAM Jaya lakukan asesmen untuk pemetaan kembali karyawan Palyja-Aetra

Jakarta (ANTARA) - Perumda PAM Jaya akan melakukan asesmen atau penilaian mendalam demi keperluan pemetaan kembali (remapping) karyawan dua mitra mereka Aetra dan Palyja untuk posisi yang tepat, usai mereka bergabung dengan BUMD milik Jakarta itu.

"Bagi para pegawai itu ada asesmennya, tapi itu untuk 'profiling' demi kepentingan 'remapping' posisinya di masa depan," kata Direktur Utama Perumda PAM Jaya Arief Nasrudin di Jakarta, Jumat.

Selengkapnya di sini.