DKI tambah kasus harian positif COVID-19 terbanyak capai 2.021 kasus

Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 melaporkan DKI Jakarta mencatatkan penambahan kasus harian terkonfirmasi positif COVID-19 terbanyak yaitu mencapai 2.021 orang hingga Rabu, pukul 12.00 WIB.

Data Satgas COVID-19 yang diterima di Jakarta, Rabu, mencatat penambahan kasus COVID-19 itu diikuti Provinsi Jawa Barat 756 orang, Banten 453 kasus, Jawa Timur 221 kasus dan Bali 110 kasus.

Kasus terkonfirmasi positif itu menambah jumlah kasus harian nasional COVID-19 mencapai 3.822 kasus, sehingga total kasus terkonfirmasi positif sejak Maret 2020 berjumlah 6.120.169 orang.

Sementara itu tercatat, pasien sembuh COVID-19 harian terbanyak dilaporkan di Provinsi DKI Jakarta 876 orang, Jawa Barat 438 orang, Banten 260 orang, Jawa Timur 185 orang, dan Bali 74 orang.

Baca juga: Satgas: Jawa-Bali sumbang 95,45 persen total kasus positif COVID-19

Dengan demikian, secara nasional angka kesembuhan harian bertambah 1.939 orang, sehingga total mencapai 5.939.564 orang.

Sedangkan penambahan kasus meninggal tercatat sebanyak 12 orang, yakni di Provinsi DKI Jakarta empat orang, Jawa Tengah tiga orang, serta Jawa Barat, Kalimantan Timur, Sumatera Utara, NTT, dan Jambi masing-masing satu orang, sehingga total mencapai 156.818 orang.

Satgas COVID-19 juga mencatat, jumlah kasus aktif yang mencakup penderita COVID-19 yang masih menjalani perawatan dan isolasi mandiri pada hari ini sebanyak 23.787 kasus aktif, naik 1.871 orang dibandingkan hari sebelumnya (12/7).

Selain itu terdapat pula 5.904 orang yang masuk dalam kategori suspek.

Baca juga: Yogyakarta berharap aturan vaksin booster kendalikan kasus COVID-19

Hasil tersebut didapat setelah dilakukan pengujian pada hari ini terhadap 88.854 spesimen dari 64.953 orang yang diperiksa di ratusan jaringan laboratorium di seluruh Indonesia.

Tingkat positif atau positivity rate spesimen harian adalah 6,78 persen dan untuk tingkat positivity rate orang harian adalah 5,88 persen.

Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito mengatakan adanya kenaikan kasus positif dan kasus aktif ini perlu diwaspadai karena tingkat penularan di tengah masyarakat mulai kembali meningkat.

"Perlu saya ingatkan bahwa kegiatan masyarakat sudah mulai dilakukan dalam jumlah besar, naik atau turunnya kasus setiap individu masyarakat tetap harus bertanggung jawab untuk menerapkan pola hidup bersih dan sehat, tetap menggunakan masker dengan disiplin dan rajin mencuci tangan," tuturnya.

Ia meminta masyarakat untuk menjadikan perilaku itu sebagai kebiasaan yang sudah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Satgas: Kasus COVID-19 naik 3.361 orang, DKI sumbang tambahan terbesar

Baca juga: Pemkot Batam tingkatkan pelacakan cegah lonjakan kasus COVID-19

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel