DKI Usulkan BOP SMA/SMK Hingga Rp600 Ribu

INILAH.COM, Jakarta - Untuk mendukung pelaksanaan program wajib belajar 12 tahun pada 2013, Pemprov DKI mengajukan usulan perubahan anggaran Biaya Operasional Pendidikan (BOP) untuk siswa SMA dan SMK pada Perubahan APBD DKI 2012 kepada DPRD DKI.

Perubahan tersebut dilakukan setelah Pemprov DKI telah menetapkan percepatan penerapan wajib belajar gratis 12 tahun pada tahun ajaran baru 2012/2013 yang akan dimulai pada bulan Juli 2012. Rencananya, dalam Perubahan APBD DKI 2012, diusulkan dana BOP untuk siswa SMA sebesar Rp400 ribu per bulan per siswa, sedangkan dana BOP untuk siswa SMKA sebesar Rp600 ribu per bulan per siswa

"Dengan pemberian dana BOP untuk siswa SMA dan SMK dalam APBD DKI Perubahan telah menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memberikan BOP dengan alokasi anggaran cukup besar hingga Rp600 ribu," kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, saat penyampaian Raperda tentang Perubahan APBD Provinsi DKI Jakarta Tahun Anggaran 2012 di  Rapat Paripurna DPRD Provinsi DKI Jakarta, Senin (25/6/2012).

Lebih lanjut Fauzi mengungkapkan, dalam Penetapan APBD 2012, untuk Urusan Pendidikan telah dialokasikan anggaran sebesar Rp.9,45 triliun. Melalui Perubahan APBD 2012 terjadi penambahan netto sebesar Rp. 709,87 miliar. Sehingga anggaran setelah perubahan menjadi Rp.10,17 triliun. Dan menjadikan proporsi anggaran pada Urusan Pendidikan terhadap Belanja Daerah menjadi 26,50 persen.

Penambahan anggaran tersebut dialokasikan antara lain untuk penyelesaian rehab total gedung SDN, SMPN, SMAN/SMKN, pengadaan sarana kegiatan belajar mengajar di sekolah serta pemberian honorarium untuk guru honorer. "Dengan perhitungan yang seksama, APBD pada tahun 2012 ini direncanakan untuk dapat memberikan BOP kepada siswa SD dan SMP Swasta dan pemenuhan BOP untuk siswa SMA/SMK/MA Negeri dan Swasta," ujarnya.

Hingga saat ini, untuk meringankan beban peserta didik, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan BOP kepada 102.033 siswa dari 106 SMAN dan 44.700 siswa dari 49 SMKN. Dan saat ini telah dialokasikan anggaran sebesar Rp187,64 miliar, atau Rp75.000 per siswa per bulan untuk siswa SMAN dan Rp150.000 per siswa per bulan untuk SMKN. Pemberian BOP ini besarannya akan terus ditingkatkan di masa akan datang sesuai dengan kemampuan keuangan daerah.

Sama seperti daerah lainnya, setiap siswa SD mendapat BOS yang dibiayai APBN sebesar Rp400 ribu per tahun dan siswa SMP mendapat Rp575 ribu per tahun. Sementara dari dana BOP dari APBD DKI setiap siswa SD  menerima biaya sebesar Rp 720 ribu per tahun dan siswa SMP sebesar Rp  1.320.000 per tahun.[bay]

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.