DKJ siapkan Pameran Arsip dan Koleksi Seni di Taman Ismail Marzuki

Komite Seni Rupa Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) tengah mempersiapkan program pertama untuk aktivasi Taman Ismail Marzuki (TIM) Baru berupa Pameran Arsip dan Koleksi Seni DKJ bertajuk "CIPTA! Kapita Selekta Cikini Raya 73".

"Pameran Arsip dan Koleksi ini ditujukan untuk melihat bagaimana sejarah TIM dari awal dan semoga saja dari beberapa fase perjalanan TIM itu dapat dibaca di pameran nanti," kata Ketua Komite Seni Rupa DKJ Aidil Usman saat konferensi pers di TIM, Jakarta, Jumat.

Pameran tersebut merupakan wujud nyata dari kolaborasi DKJ bersama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Kebudayaan, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait untuk menyumbangkan program aktivasi TIM Baru menjelang peresmiannya. Pameran yang rencananya digelar pada 18 Juni hingga 16 Juli 2022 tersebut dikuratori oleh Ady Nugeraha dan Esha Tegar Putra.

Aidil menambahkan bahwa di pameran tersebut nantinya ada sekitar 60 karya lukis dari para maestro seperti Nashar dan S. Sudjojono. Kemudian, ada sekitar 70 karya poster yang juga akan dipamerkan di sana.

Sementara untuk karya arsip, kata Aidil, terdiri dari arsip tulisan, audio, hingga foto sejak era pembangunan TIM oleh Gubernur Ali Sadikin.

"Yang menarik lagi, di pameran ini ada respon karya dari komunitas, mencoba mengolah arsip-arsip itu menjadi literasi. Jadi, bagaimana anak-anak muda hari ini dalam melihat arsip tersebut dan memperlakukannya dalam konteks kekinian atau kebaruan," imbuh Aidil.

Dia menambahkan, seluruh rangkaian Pameran Arsip dan Koleksi Seni DKJ terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya.

Setelah Pameran Arsip dan Koleksi Seni, Komite Seni Rupa berencana menggelar program penerbitan buku seri wacana seni rupa, kemudian laboratorium perspektif perempuan perupa, dan pameran seni rupa publik.

"Jakarta hari ini, sebenarnya banyak ruang yang butuh dieksplorasi. Bagaimana karya bisa menjadi semacam edukasi untuk publik dan kami ingin melibatkan komunitas untuk menyumbangkan pikiran dan gagasannya," kata Aidil.

Setelah Komite Seni Rupa, program aktivasi TIM Baru kemudian akan disusul oleh program-program dari Komite Film, Komite Musik, Komite Sastra, Komite Tari, dan Komite Teater DKJ.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel