DKP Sulteng gencarkan pemberdayaan UMKM sektor kelautan-perikanan

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah terus menggencarkan pemberdayaan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM) yang mengembangkan produk berbasis sektor perikanan dan kelautan, sebagai bentuk upaya percepatan pemulihan UMKM pascagempa, tsunami dan likuifikasi serta pandemi COVID-19.

"Iya, ada berbagai pendekatan yang dilakukan dalam pemberdayaan salah satunya lewat penyelenggaraan pasar UMKM Maroso," kata Kepala DKP Provinsi Sulteng M Arif Latjuba, saat menyampaikan sambutan pembukaan pameran UMKM sektor kelautan dan perikanan bertajuk "Pasar UMKM Maroso", di Palu, Kamis.

Dinas Kelautan dan Perikanan Sulteng melibatkan 50 pelaku UMKM sektor kelautan dan perikanan dalam pameran yang bertajuk "Pasar UMKM Maroso", berlangsung di Halaman Kantor DKP Sulteng, di Palu.

Arif mengatakan pemberdayaan terhadap UMKM menjadi hal yang sangat penting, mengingat peran dan fungsi UMKM sebagai motor penggerak ekonomi masyarakat dan daerah.

Namun, UMKM sektor perikanan dan kelautan di Sulteng dalam dua tahun terakhir terdampak bencana alam gempa bumi, tsunami dan likuifikasi, ditambah dengan bencana non-alam pandemi COVID-19, yang kemudian membuat ekonomi daerah melesu.

"Maka Pasar UMKM Maroso menjadi wadah untuk membangkitkan semangat dan motivasi kepada pelaku usaha untuk kembali tumbuh dan berkembang seperti sedia kala, guna mewujudkan struktur perekonomian yang seimbang, berkembang dan berkeadilan," kata dia.

Kepala Dinas Perikanan dan kelautan Provinsi Sulteng M Arif Latjuba meninjau produk UMKM sektor kelautan dan perikanan, pada pameran UMKM bertajuk "Pasar UMKM Maroso" berlangsung di Halaman Kantor DKP Sulteng, di Palu, Kamis (9/6/2022). ANTARA/Muhammad Hajiji/am.
Kepala Dinas Perikanan dan kelautan Provinsi Sulteng M Arif Latjuba meninjau produk UMKM sektor kelautan dan perikanan, pada pameran UMKM bertajuk "Pasar UMKM Maroso" berlangsung di Halaman Kantor DKP Sulteng, di Palu, Kamis (9/6/2022). ANTARA/Muhammad Hajiji/am.

Pameran UMKM sektor kelautan dan perikanan, kata dia, sejalan dengan sasaran strategis dan indikator kerja utama Dinas Kelautan dan Perikanan jangka waktu 2021 - 2026 yaitu meningkatnya kesejahteraan pelaku usaha kelautan.

"Dan salah satu hal utama yang dilakukan adalah pengembangan agribisnis dalam peningkatan kualitas produk perikanan dan ragam produk olahan perikanan," ungkap Arif.

"Dalam pembangunan sektor perikanan dan kelautan ke depan tentunya kegiatan pemberdayaan masyarakat sangat penting, guna terbangunnya komunikasi antara pemangku kebijakan pelaku usaha dan multi pihak lainnya," ujarnya.

Ia menambahkan salah satu program prioritas Pemprov Sulteng dalam rangka mewujudkan visi Sulteng lebih sejahtera dan lebih maju adalah peningkatan produksi perikanan melalui sinergi pembangunan.

"Maka kami mengimbau kepada masyarakat dan pelaku UMKM sektor kelautan dan perikanan, agar lebih menggali dan memanfaatkan secara optimal potensi perikanan yang ada untuk menghasilkan produk yang lebih variatif dan berdaya saing," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel