Doa dari Warga untuk Eril di Tembok Gedung Pakuan

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepergian Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril, anak Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninggalkan duka mendalam tak hanya bagi keluarga tapi juga masyarakat luas. Mereka berbondong-bondong datang ke Gedung Pakuan, Kota Bandung sejak Minggu (12/6) malam hingga Senin (13/6) pagi.

Warga datang ke Gedung Pakuan untuk bertakziah dan melakukan shalat jenazah. Tak hanya itu, warga yang datang juga menulis ucapan belasungkawa dan juga doa untuk Eril. Ucapan belasungkawa dan doa itu ditulis dalam secarik kertas dan kemudian ditempelkan di tembok Gedung Pakuan

Vivera Siregar, warga Cimahi mengaku sengaja datang ke Gedung Pakuan untuk bertakziah. Dia kemudian menuliskan seuntai doa dalam secarik kertas.

"Allahumagfirlahu warhamhu waafihi wafuanhu," tulis Vivera Siregar.

Meski tak mengenal dekat Eril, namun dia menilai jika sosok anak sulung Ridwan Kamil tersebut merupakan anak yang baik dan saleh.

Hal senada juga disampaikan Lina, warga Sumur Bandung. Dia mengaku datang ke Gedug Pakuan untuk mendoakan Eril. Dia kemudian menuliskan pesan dalam secarik kertas.

"Surga Nan indah balasan atas semua amal baikmu selamat jalan Eril," tulisnya.

Berdasarkan pantauan, warga begitu antusias menulis ucapan belasungkawa dan doa dalam secarik kertas. Tampak kertas-kertas sudah menutupi tembok di salah satu ruangan Gedung Pakuan. Di dalam ruangan tersebut juga ada sebuah layar televisi yang memutar video momen kenangan keluarga Ridwan Kamil bersama mendiang Eril. [ded]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel