Doa Terhindar dari Fitnah, Beri Perlindungan dan Hati Jadi Tenang

·Bacaan 4 menit

Liputan6.com, Jakarta Fitnah merupakan salah satu perbuatan yang dibenci oleh Allah. Bahkan dalam ayat Al Qur'an disebut bahwa fitnah lebih kejam dari pembunuhan. Fitnah membawa dampak buruk bagi siapa pun yang terlibat di dalamnya.

Fitnah yang membawa bahaya besar perlu dijauhi. Selain tetap mengamalkan kebaikan pada sesama, membaca doa agar terhindar dari fitnah juga bisa membantu. Ada sejumlah doa yang bisa dibaca untuk melindungi diri dari fitnah.

Doa ini bisa dipanjatkan setiap hari untuk menghindari diri dari orang-orang yang bersifat iri dan dengki. Doa-doa agar terhindar dari fitnah ini berasal dari ayat Al Qur'an. Berikut doa agar terhindar dari fitnah, dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Senin(3/5/2021).

Ayat tentang fitnah

ilustrasi Al-Quran/pixabay
ilustrasi Al-Quran/pixabay

"fitnah lebih kejam daripada pembunuhan" adalah salah satu ungkapan paling terkenal terkait fitnah. Ungkapan ini berasal dari ayat Al Qur'an surat Al Baqarah ayat 191 dan 217. Potongan ayat ini berbunyi:

“Dan fitnah lebih sadis daripada pembunuhan.” (QS. Al-Baqarah: 191)

“Dan Fitnah lebih besar daripada pembunuhan.” (QS. Al-Baqarah 217).

Fitnah adalah perkataan bohong yang disampaikan tanpa dasar kebanaran atau fakta. Fitnah biasanya berisi fakta palsu yang dapat memengaruhi penghormatan, wibawa, atau reputasi seseorang. Fitnah dianggap lebih kejam dari pembunuhan karena diibaratkan jika orang yang dibunuh akan merasakan sekali rasa sakit. Sementara orang yang difitnah akan merasakan sakit berkali-kali yang seharusnya tidak ia rasakan.

Perkataan atau berita bohong merupakan sumber dari fitnah. Dalam Al Qur'an, manusia diminta untuk memeriksa kembali sebuah berita agar pada akhirnya tidak menimbulkan fitnah. Ini sesuai dengan ayat:

"Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS. Al-Hujurat: 6).

Fitnah juga dapat menjadi penyebab penyakit hati. Ini sesuai dengan QS. Al-Baqarah ayat 10 yang berbunyi:

Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta." (QS. Al-Baqarah: 10).

Hadis tentang fitnah

Ilustrasi hadis Credit: freepik.com
Ilustrasi hadis Credit: freepik.com

Selain dalam Al Qur'an, keburukan fitnah juga disebut dalam hadis. Ini menggambarkan betapa fitnah merupakan perbuatan yang harus benar-benar dijauhi.

Rasulullah SAW bertanya kepada sahabat “siapakah orang yang bangkrut?” lalu mereka berkata “orang yang tidak memiliki kekayaan”. Kemudian Rasulullah SAW berkata “Bukan itu, orang yang bangkrut adalah orang yang tidak mempunyai amal ibadah.” Lalu sahabat bertanya kembali “Bahkan ketika orang tersebut mengerjakan shalat dan puasa?”

Dan Rasulullah SAW menjawab,

“Bahkan ketika dia shalat dan puasa karena perbuatan baiknya akan diberikan kepada orang yang terzalimi, dia ghibah dan juga fitnah bahkan perbuatan buruk orang yang di fitnah dan di tindas akan diberikan kepada orang yang memfitnahnya.”

Dalam riwayat lain, Rasulullah bersabda:

“Akan terjadi fitnah, orang yang duduk lebih baik daripada yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada yang berjalan, orang yang berjalan lebih baik daripada yang berlari, barangsiapa yang mencari fitnah maka dia akan terkena pahitnya dan barangsiapa yang menjumpai tempat berlindung maka hendaknya dia berlindung” (HR. Bukhari – Muslim)

Doa agar terhindar dari fitnah

Ilustrasi berdoa (sumber: iStock)
Ilustrasi berdoa (sumber: iStock)

Surat Al Mumtahanah ayat 5 dapat menjadi doa untuk memohon perlindungan kepada Allah dari bahaya fitnah. Untuk menghindari bahaya fitnah, dianjurkan membaca Surat Al Mumtahannah ayat 5. Berikut doa agar terhindar fitnah:

" Robbanaa laa taj'alnaa fitnatalladzina kafaruu waghfirlanaa, robbanaa innaka antal 'aziizul hakim."

Artinya:

" Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah bagi orang-orang kafir, dan ampunilah kami Ya Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."

Tafsir dari Kemenag RI

“Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami, orang-orang beriman, menjadi sasaran fitnah bagi orang-orang kafir, karena keluguan kami. Dan ampunilah kami, seluruh dosa dan kekhilafan kami agar jiwa kami bersih, aib kami tertutup, dan hidup kami bahagia. Ya Tuhan kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Mahaperkasa, menyadarkan dan mengubah jalan hidup orang-orang berdosa; Maha bijaksana, menghadapi perilaku hamba yang lalai.

Doa memohon perlindungan dari kejahatan fitnah

Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay
Ilustrasi Berdoa Credit: pexels.com/pixabay

Ketika mendapatkan fitnah, dianjurkan membaca doa memohon perlindungan dari kejahatan fitnah. Doa tersebut berasal dari Surat Yunus ayat 85-86. Doa memohon perlindungan dari kejahatan fitnah ini berbunyi:

Rabbana la taj’alna fitnatan lil qaumidz dzalimin. Wa najjina birahmatika minal qaumil kafirin.

Artinya,

" Ya Tuhan kami. Semoga Engkau tidak menjadikan kami sasaran fitnah bagi kaum yang dzalim (buruk amal perbuatannya), dan pastinya Engkau pun berkenan menyelamatkan kami dengan rahmat-Mu dari (tipu daya) orang-orang yang kafir (mengingkari dan memusuhi ajaran-ajaran-Mu)."

Tafsir dari Kemenag RI

Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami sasaran fitnah, yakni siksaan dan gangguan bagi kaum yang zalim. dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu, yakni perlindunganmu, dari orang-orang kafir.

Doa Dijauhkan dari iri dan dengki

Ilustrasi Islami, muslim, berdoa. (Photo by Masjid Pogung Dalangan on Unsplash)
Ilustrasi Islami, muslim, berdoa. (Photo by Masjid Pogung Dalangan on Unsplash)

Iri dan dengki merupakan penyakit hati yang tak boleh diabaikan begitu saja. Rasa iri dan dengki bisa menyebabkan ghibah dan memunculkan fitnah. Berikut doa untuk dijauhkan dari iri dan dengki:

"Rabbanaghfirlanaa wa liikhwaninnalladziina sabaquunaa bilimaani wa laa taj'alfii quluubinaa ghilaa lilladziina amanuu rabbannaa innaka raufurrookhiimun"

Artinya:

"Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami dan dosa-dosa saudara kami yang telah mendahului kami dengan membawa iman, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Ya Allah, sungguh Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang."

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel