Dokter alumni Uncen membantu pemerintah tekan penyebaran AIDS

Sejumlah dokter yang merupakan alumni mahasiswa Fakultas Kedokteran di Universitas Cenderawasih (Uncen) Jayapura, Provinsi Papua membantu pemerintah masing-masing kabupaten menekan penyebaran Human Immunodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) dengan menggelar sosialisasi kepada pelajar sekolah menegah atas (SMA) di Papua.

Koordinator Ikatan Alumni Fakultas Kedokteran Uncen, Wilayah Pegunungan Tengah Papua, dokter Imanuel Auparay, Sp.OG di Wamena, Kamis mengatakan saat ini kasus HIV/AIDS banyak menyerang generasi muda dan pihaknya memiliki tanggungjawab melindungi masyarakat dari penyakit itu.

"Sebagai langkah awal kami baru melakukan sosialisasi di SMA YPPK ST Thomas Wamena. Tujuannya memberikan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan cara sederhana, permainan lebih santai kepada anak-anak SMA, termasuk bagaimana pola hidup sehat. Kegiatan seperti ini dilakukan serentak oleh teman-teman alumni seluruh tanah Papua," katanya.

Dokter kandungan itu memastikan para alumni kedokteran Uncen sepakat melanjutkan kegiatan serupa ke sekolah-sekolah lain, termasuk pengobatan gratis, donor darah.

"Kita akan jalan lagi ke sekolah di pinggiran kota, kemudian melakukan kegiatan sosial lainnya. Kita berencana menjangkau lebih banyak lagi karena alumni kita di sini sudah hampir 50 orang," katanya.

Pada kegiatan sosialisasi itu mereka juga memotivasi pelajar SMA untuk masuk jurusan kedokteran sebab tenaga spesialis ini sangat terbatas dan dibutuhkan di pedalaman Papua.

"Pesan kepada alumni di pegunungan Papua, mari kita terus berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat Papua, lebih khusus di Jayawijaya, baik itu pelayanan di tingkat dasar seperti puskesmas, RSUD. Jangan lupa juga untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan, etika, dengan budaya masyarakat di sini," katanya.

Ketua Panitia Kegiatan Sosialisasi, dokter Joice Sitanggang mengharapkan kegiatan yang dilakukan bersamaan dengan hari pahlawan itu, memberikan motivasi kepada generasi muda untuk semangat membangun daerahnya.

"Hari ini peserta yang dilibatkan terbatas karena kapasitas ruangan yang terbatas juga, tetapi untuk kegiatan selanjutnya kami akan lakukan di tempat yang luas supaya peserta nya lebih banyak," katanya.

Penyuluhan kesehatan yang dilakukan Alumni Fakultas Uncen ini merupakan bagian dari Dies Natalis Fakultas Kedokteran Ke-20 Tahun 2022 dan Dies Natalis Uncen Ke-60 pada 11 Oktober 2022.
Baca juga: Gubernur Papua minta masyarakat hilangkan stigma negatif terhadap ODHA
Baca juga: Dewan Adat Papua prihatin penyebaran HIV/AIDS-malaria dan TB
Baca juga: Pers dinilai penting dalam sosialisasi penyakit HIV/AIDS