Dokter Bingung Saat Gadis di India Bisa Keluarkan Batu dari Kelopak Matanya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Seorang gadis di Uttar Pradesh, India Utara menyedot perhatian publik dalam dan luar negeri. Gadis berusia 15 tahun itu dapat mengeluarkan kerikil dari matanya saat menangis dan itu yang membuat dokter bingung.

Melansir dari laman Daily Star, Kamis (30/9/2021), kondisi gadis tersebut masih jadi misteri. Dokter mengklaim bahwa apa yang dialami perempuan tidak mungkin secara medis.

Selama hampir dua bulan, anggota keluarga mengklaim antara 10--15 kerikil keluar dari mata sebelah kiri gadis tersebut. Sementara itu, dalam sebuah klip yang diambil di desa Gadiya Balidaspur, terlihat benjolan di kelopak mata kiri atas seorang gadis.

Seseorang tampak memijatnya sampai apa yang tampak seperti batu jatuh dari matanya dan jatuh ke atas gadis itu. Kemudian, benda seperti batu lainnya jatuh dari kelopak matanya, kali ini datang dari sisi kanan atas.

Itu jatuh dari dekat saluran air matanya sebelum jatuh lagi, dan seorang perempuan menangkapnya di pakaiannya. Gadis itu kemudian mengangkat batu di tangannya, sebelum menunjukkan batu yang semuanya diduga berasal dari bola matanya. Keluarga telah berkonsultasi dengan dokter, tapi semuanya bersikeras bahwa itu tidak mungkin secara medis.

Peristiwa tersebut membuat warga sekitar geger. Tidak sedikit yang menganggap gadis tersebut dirasuki sihir sehingga matanya bisa mengeluarkan batu saat menangis.

"Kasus ini merupakan fenomena aneh kedua di wilayah tersebut," komentar seorang presenter lokal. "Kasus ini telah memicu kepanikan di daerah tempat tinggal gadis ini. Ada yang mengatakan gadis itu bisa dicengkeram oleh mantra sihir, sementara yang lain mengatakan itu mungkin iblis. Yang lain khawatir itu bisa menjadi awal dari epidemi yang berbahaya."

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kasus Serupa

Seorang gadis di India bikin heboh karena bisa mengeluarkan batu dari matanya (dok.YouTube/the mirror time)
Seorang gadis di India bikin heboh karena bisa mengeluarkan batu dari matanya (dok.YouTube/the mirror time)

Peristiwa seorang perempuan mengeluarkan batu dari kelopak matanya, bukan kali pertama. Pada 2014, Daily Mail melaporkan Saadiya Saleh, 12 tahun, dari Yaman, yang menderita kondisi serupa.

Dokter mengatakan mereka masih belum bisa memberikan penjelasan untuk fenomena seperti itu karena gadis itu, Saadiya Saleh, tidak menderita penyakit apa pun. Batu-batu itu kemudian secara alami didorong ke depan matanya, sebelum jatuh ke pipinya.

Seorang dokter kemudian mengangkat sebuah kotak kecil penuh batu yang jatuh dari mata Saadiya hanya dalam beberapa jam. Petugas medis mengatakan mereka tidak dapat memberikan penjelasan untuk kondisi tersebut dan Saadiya tidak menderita penyakit apa pun, menurut Daily Mirror.

Kasus di Indonesia

Ilustrasi kristal (dok.pexels)
Ilustrasi kristal (dok.pexels)

Tak hanya di luar negeri, seorang perempuan bisa mengeluarkan batu dari kelopak matanya juga sempat menghebohkan Indonesia. Perempuan bernama Tina Agustina juga bisa mengeluarkan butiran kristal saat sedih atau terharu pada 2011 lalu.

Warga Sumedang, Jawa Barat itu awalnya menganggap butiran kristal yang dihasilkan dari air matanya adalah hal biasa. Namun, karena tak tahan menahan rasa sakit akibat butiran kristal itu menempel di dalam kelopak matanya, keluarga Tina kemudian membawanya ke RS.

Tina bahkan sempat dirawat di RSUD Sumedang, Jawa Barat. Namun, gadis belia itu kabur dari RS. Ditemani orangtua dan camat tempatnya tinggal, Tina dibawa ke Rumah Sakit Mata (RSM) Cicendo, Jalan Cicendo, Bandung.

Infografis 5 Tips Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19

Infografis 5 Tips Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Infografis 5 Tips Tetap Sehat di Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Niman)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel