Dokter: Orang tua jangan takut beri bumbu tambahan pada MPASI

Dokter Spesialis Anak Ardi Santoso mengatakan orang tua jangan takut memberikan bumbu tambahan pada makanan pendamping ASI (MPASI) agar memiliki rasa sehingga bayi lebih bernafsu untuk makan.

"Banyak ibu tidak pernah memberikan MSG, gula, garam. Jangan terlalu takut, 'kan kita enggak memberikannya 1 mangkok, hanya secukupnya saja. Hanya intinya bagaimana caranya supaya bayi ini makannya jadi bergairah," kata Ardi dalam acara webinar bertajuk Amankah MSG untuk Anak dan Solusi Tumbuh Kembang Anak yang Optimal yang diikuti di Jakarta, Selasa.

Ardi menyebutkan banyak ibu mengeluhkan anaknya susah makan. Ternyata hal tersebut disebabkan menu MPASI yang disajikan rasanya hambar.

Untuk itu, pihaknya meminta para orang tua untuk menyajikan menu MPASI yang lezat, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan anak.

"Periode emas ini harus di-support nutrisi yang optimal. Jangan sampai enggak bisa optimal karena kita enggak bisa memberikan makanan yang adekuat," katanya.

Dokter spesialis anak ini menjelaskan bahwa makanan yang adekuat tidak hanya menunya, tetapi bagaimana caranya membuat nafsu makan anak supaya dia makan sesuai dengan porsi.

Ardi juga mengingatkan agar orang tua menyajikan menu lengkap untuk bayi yang baru berusia 6 bulan.

"Sering banget tuh (MPASI) menu tunggal, buah terus. Jadi, beranggapan makanan bayi pertama tuh harus buah, enggak boleh yang lain," katanya.

Padahal, berdasarkan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Tahun 2020, bayi yang baru memulai makan MPASI atau berusia 6 bulan, tetap harus diberikan menu MPASI yang adekuat.

"Ada karbohidrat, protein hewani, dan lemak. Buah dan sayur secukupnya saja, asal kenal saja karena umur 1 tahun ke bawah, bayi belum bisa mencerna serat dengan baik, jadi tidak diberikan banyak," paparnya.

Baca juga: Dokter: Dibatasi secukupnya MSG aman dikonsumsi bayi
Baca juga: Dokter ingatkan orang tua kawal 1.000 hari pertama kehidupan anak

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel