Dokter Sukses Kendalikan Infeksi Paru-paru Presiden Venezuela

TRIBUNNEWS.COM, CARACAS - Infeksi paru-paru yang diderita Presiden Venezuela Hugo Chavez, Minggu (13/1/2013) berhasil dikendalikan. Kesehatan Chavez pun berangsur membaik.

"Meskipun kondisinya sangat lemah, telah terjadi evolusi kondisi medisnya dalam beberapa hari terakhir," ujar pihak Pemerintah Venezuela dalam pernyataannya, seperti dikutip Tribunnews.com dari CNN, Senin (14/1/2013).

Chavez saat ini dikabarkan sudah siuman, dan dapat melakukan kontak dengan anggota keluarga, penasihat politik, serta tim medis.

"Meskipun infeksi paru-parunya berhasil dikendalikan, dibutuhkan langkah-langkah untuk mengatasi kesulitan bernafasnya," ujar seorang juru bicara Pemerintah Venezuela.

Sebulan lalu, Chavez (58) menjalani operasi untuk mengobati penyakit kankernya, di Havana, Kuba. Sejak itu, ia tidak pernah tampil di publik, sehingga mengakibatkan guncangan politik di Venezuela.

Akibat kondisi kesehatannya, Chavez juga melewatkan proses pelantikannya kembali menjadi Presiden Venezuela, yang seyogyanya dilangsungkan sebelum 10 Januari 2013.

Kelompok oposisi Venezuela meminta pemerintah terus terang mengungkapkan kondisi kesehatan Chavez ke publik.

Mereka juga mendesak agar proses pelantikan Chavez segera dilaksanakan di Majelis Nasional, sebelum 10 Januari 2013, seperti yang tercantum dalam konstitusi. Jika tidak, Chavez menuntut mereka mundur dari tahtanya.

Sebelum berangkat ke Kuba untuk menjalani operasi yang kesekian kalinya, Chavez telah mewariskan tahtanya kepada wakilnya, Nicholas Maduro. (*)

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.