Dolar dan Imbal Hasil Obligasi AS Susut Bawa Harga Emas Naik

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Harga emas kembali naik mendekati level tertinggi lebih dari empat bulan pada sesi sebelumnya. Hal ini terdorong melemahnya Dolar dan imbal hasil AS, karena investor mengabaikan petunjuk Federal Reserve tentang kemungkinan pengurangan langkah-langkah dukungan ekonomi.

Melansir laman CNBC, Jumat (21/5/2021), harga emas di pasar spot naik 0,6 persen menjadi USD 1.880,22 per ounce. Harga emas berjangka AS ditutup sedikit berubah ke posisi USD 1.881,90.

Risalah Fed menunjukkan "sejumlah" pejabat berpikir jika pemulihan bertahan, mungkin menjadi langkah tepat untuk mulai membahas rencana penyesuaian laju pembelian aset.

Risalah Fed dikatakan,"secara efektif menjadi pengenalan pertama dari pembicaraan resmi tentang pengurangan ... (tetapi) emas naik, didorong fakta bahwa kami telah melihat hasil dan dolar sedikit berbalik," kata Bart Melek, Kepala Komoditas Strategi di TD Securities.

"Pandangan di luar sana adalah meskipun The Fed mengatakan tentang pengurangan (Stimulus), pada kenyataannya, sangat tidak mungkin kami akan segera mengurangi akomodasi moneter," tambah Melek.

Tolak ukur imbal hasil hasil obligasi AS mereda, bersamaan dengan dolar yang melemah membuat emas batangan lebih murah bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga Logam Lainnya

Ilustrasi Harga Emas Naik
Ilustrasi Harga Emas Naik

Pengetatan moneter yang akhirnya dilakukan oleh Fed akan menghilangkan daya tarik emas karena itu diterjemahkan ke dalam biaya peluang yang lebih tinggi untuk memegang aset non-imbal hasil.

Keuntungan emas datang meskipun terjadi penurunan jumlah orang Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran.

Analis Senior Kitco Metals Jim Wyckoff menuturkan jika ekspektasi inflasi mendukung pasar logam. “Inflasi harga yang bermasalah telah menjadi elemen bullish untuk pasar logam karena investor akan membeli aset keras seperti logam sebagai lindung nilai terhadap inflasi,” tambah Wyckoff.

Di antara logam mulia lainnya, harga paladium turun 0,1 persen menjadi USD 2.866,67 per ounce, perak naik 0,5 persen menjadi USD 27,90, sementara platinum naik 0,9 persen menjadi USD 1.201,96.

Saksikan Video Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel