Dolar AS Melemah, Rupiah Bergerak di Level Rp14.130

Daurina Lestari, Mohammad Yudha Prasetya
·Bacaan 1 menit

VIVA – Berdasarkan data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate atau Jisdor, kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bergerak di level Rp14.130 per Kamis 26 November 2020.

Posisi rupiah itu tercatat menguat 39 poin, dari kurs sebelumnya yang berada di level Rp14.169 pada perdagangan Rabu 25 November 2020.

Kepala Riset Monex Investindo Futures, Ariston Tjendra, menjelaskan, dolar Amerika Serikat terlihat mengalami tekanan terhadap mata uang utama, seperti EUR, GBP, JPY, karena laporan klaim tunjangan pengangguran AS mingguan meninggi.

"Artinya, jumlah pengangguran bertambah. Ini mengindikasikan ekonomi AS masih tertekan karena pandemi," kata Ariston saat dihubungi VIVA, Kamis 26 November 2020.

Baca juga: Duet BCL-Ariel Siap Meriahkan Anugerah Musik Indonesia Ke 23

Selain itu, notula rapat moneter bank sentral AS yang dirilis pagi ini menunjukkan pandangan bahwa ekonomi AS masih membutuhkan banyak stimulus untuk pulih dari pandemi.

Indeks dolar AS saat ini bergerak mendekati level terendah 2020 di 91,74, di mana posisi saat ini yakni di 91,93. Kondisi indeks dolar AS yang sedang melemah ini mungkin bisa memicu penguatan rupiah terhadap dolar AS hari ini.

"Potensi di kisaran 14.100-14 180," ujarnya.

Sementara itu, perdagangan di pasar spot hingga pukul 10.20 WIB, rupiah ditransaksikan di level Rp14.118 per dolar AS. Posisi itu menguat 25 poin atau 0,18 persen, dari level penutupan perdagangan kemarin di posisi Rp14.144 per dolar AS. (art)