Domenicali: Ferrari Bisa Kehilangan Leclerc

Muhamad Fadli Ramadan
·Bacaan 2 menit

Leclerc terikat kontrak jangka panjang dengan Ferrari hingga 2024. Tapi, pria asal Monako itu bisa saja hengkang sebelum masa kontrak berakhir.

Ferrari menunjukkan penurunan performa pada tahun ini dengan gagal meraih kemenangan untuk pertama kalinya dalam empat tahun terakhir.

Tim berlogo kuda jingkrak itu juga berada di urutan keenam dalam klasemen konstruktor dan itu menjadi yang terburuk sejak 1980.

Domenicali yang pernah memimpin Ferrari pada 2008-2014, menegaskan pabrikan Italia itu harus melakukan peningkatan besar jika ingin mempertahankan Leclerc.

Pasalnya, Leclerc yang memiliki kemampuan untuk memperebutkan gelar menginginkan mobil yang bisa membawanya meraih kemenangan.

Baca Juga:

Ecclestone Sarankan Ferrari Cari Pemimpin dari Luar Italia Jean Todt: Dominasi Mercedes Lebih Baik daripada Ferrari Ferrari Ingin Fokus Bangun Mobil 2022

Tahun depan, Prinsipal Ferrari Mattia Binotto berharap situasi berjalan lebih baik bagi timnya karena beberapa perbaikan yang dilakukan pada musim dingin.

Namun, Binotto menyadari Ferrari tak bisa memperjuangkan gelar dan hanya memasang target berada di urutan tiga besar. Tetapi, ia menegaskan timnya bisa lebih sering bertarung memperebutkan podium.

“Jika Ferrari bisa membuat mobil cepat dalam waktu dekat untuk masa depan, maka mereka tak perlu khawatir. Mereka tak akan kehilangan Leclerc,” kata Domenicali kepada La Gazzetta dello Sport.

“Apabila terjadi sebaliknya, maka dia bisa kehilangan kepercayaan diri dan bisa memutuskan untuk gabung tim lain yang lebih meyakinkan.”

Stefano Domenicali juga menyayangkan keputusan Ferrari yang tak memperpanjang kontrak Sebastian Vettel.

Padahal, pria asal Jerman itu selalu berusaha memberikan yang terbaik bagi tim. Ferrari memutuskan untuk tak melanjutkan kerja sama hanya karena tak bisa bersaing dengan Leclerc.

“Musim ini berjalan sulit untuk Sebastian. Bayangkan, Anda seorang juara dunia empat kali dan sebelum musim dimulai, Anda diberitahu tak akan berada di dalam tim pada tahun depan. Itu sungguh buruk,” ujar Domenicali.

Tahun depan, Ferrari akan mencoba peruntungan dengan menggunakan dua pembalap muda di dalam timnya, Leclerc dan Carlos Sainz.

Ferrari diprediksi tak akan bisa bertarung di posisi tiga besar jika masih mempertahankan kinerja seperti saat ini. Bahkan, Bernie Ecclestone menyarankan mereka untuk menunjuk pemimpin tim dari luar Italia.