Dominasi Hamilton-Mercedes Lebih Besar dari Schumacher-Ferrari

Filip Cleeren
·Bacaan 1 menit

Jean Todt merupakan prinsipal Ferrari pada saat Michael Schumacher meraih lima gelar dari tujuh gelar juara dunianya. Selain itu, Si Kuda Jingkrak juga sukses meraih enam gelar juara konstruktor dari musim 1999 hingga 2004.

Michael Schumacher dan Ferrari merupakan tim yang dominan pada musim tersebut. Keduanya sulit ditaklukkan sampai Formula 1 menyentuh era mesin hibrida.

Pada 2020, Merccedes memecahkan rekor Ferrari dengan menyapu bersih tujuh gelar juara dunia pembalap dan konstruktor, dari musim 2014 hingga 2020.

Lewis Hamilton juga telah menyamai rekor Michael Schumacher dengan koleksi tujuh gelar juara dunia. Selain itu, pembalap Britania Raya itu juga melampaui catatan kemenangan dan pole position sang legenda.

Lewis Hamilton, Mercedes F1 W11, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16, and Sergio Perez, Racing Point RP20

Lewis Hamilton, Mercedes F1 W11, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16, and Sergio Perez, Racing Point RP20<span class="copyright">Andy Hone / Motorsport Images</span>
Lewis Hamilton, Mercedes F1 W11, Max Verstappen, Red Bull Racing RB16, and Sergio Perez, Racing Point RP20Andy Hone / Motorsport Images

Andy Hone / Motorsport Images

Memang selepas ditinggal Michael Schumacher, Ferrari terkesan kesulitan menemukan kembali penampilan dominannya.

Terakhir kali Ferrari menjadi juara adalah pada musim 2008. Mereka menjadi juara konstruktor.

Saat itu, pembalap mereka, Felipe Massa, hampir saja membawa pulang trofi juara pembalap. Sayang, Lewis Hamilton menyalip perolehan poin Massa di balapan terakhir musim penuh drama tersebut.

Sementara di musim 2007, pabrikan asal Maranello ini menyabet gelar juara konstruktor serta pembalap atas nama Kimi Raikkonen.