Dominic Calvert-Lewin ungkap tantangan personalnya musim ini

Liga Premier Inggris 2021-22 baru saja berakhir akhir pekan kemarin dan penyerang Everton Dominic Calvert-Lewin mengungkapkan kepada publik bahwa musim ini ia menghadapi tantangan personal yang begitu berat.

Cedera yang membekap Calvert-Lewin di awal musim membuat perjalanan Everton terseok-seok hingga terjebak dalam perjuangan menghindari ancaman degradasi.

Calvert-Lewin hanya bermain dalam 17 pertandingan liga, tapi ia mencetak satu gol penting penentu kemenangan 3-2 atas Crystal Palace pada Kamis (19/5) pekan lalu.

Baca juga: Calvert-Lewin pastikan Everton selamat dari degradasi

Kemenangan laga penultima itu praktis memastikan keberhasilan Everton terhindar dari ancaman degradasi dan Calvert-Lewin mengungkapkan bahwa cedera yang dialaminya membuatnya dilanda pertarungan mental.


"Dalam hal personal, saya harus menggali jauh ke dalam diri saya musim ini dan telah mengalami beberapa masa tersulit dalam karir dan hidup saya sejauh ini. Kasih sayang dan dukungan sekitar membantu saya melewati itu semua," tulis Calvert-Lewin dalam unggahan refleksi musim di Instagram pribadinya @domcalvertlewin pada Selasa.

"Satu hal yang saya pelajari musim ini adalah bahwa setiap orang dalam kehidupannya masing-masing menghadapi pertempuran yang tidak Anda ketahui, dan tidak ada salahnya menemukan seseorang untuk diajak berbicara dan bersikap terbuka dan jujur pada diri sendiri tentang perasaan Anda yang sebenarnya."

Baca juga: Lampard sanjung suporter setelah Everton selamat dari degradasi

"Kepada semua raja-raja muda yang memendam emosi, saya menyarankan Anda untuk berbicara kepada teman, anggota keluarga, atau seseorang yang mau mendengarkan, berbicara menyelamatkan hidup saya. Ini akan membuat Anda menyadari hal-hal tidak pernah seburuk kelihatannya, dan Anda akan menemukan bahwa paradoks kekuatan sejati adalah mampu menghadapi kelemahan," tulisnya dalam unggahan yang sama.

Everton menutup musim dengan kekalahan telak 1-5 di markas Arsenal, tetapi mereka tetap bersuka cita karena melanjutkan tenor 68 tahun di kasta tertinggi sepak bola Inggris.

Baca juga: Klasemen akhir Liga Inggris 2021/2022
Baca juga: Manchester City juara Liga Inggris setelah tekuk Aston Villa 3-2
Baca juga: Mohamed Salah dan Son Heung-min berbagi Golden Boot 2022

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel