Donald Trump Kembali Bikin Ulah di Twitter

Lazuardhi Utama, Novina Putri Bestari
·Bacaan 1 menit

VIVA – Donald Trump kembali bikin ulah di Twitter cuitannya. Media sosial berlogo burung biru ini pun untuk kesekian kalinya memberi label cuitan Presiden Amerika Serikat (AS) ke-45 itu, seperti dikutip dari Business Insider, Rabu, 28 Oktober 2020.

Baca: twitter-donald-trump-dibobol-orang-belanda" target="_blank">Password Akun Twitter Donald Trump Dibobol Orang Belanda

Tweet bermasalah itu mengenai ketidaksesuaian jumlah surat suara yang beredar di seluruh Amerika Serikat (AS). Oleh karena itu ia ingin secepatnya menyelesaikan masalah ini sebelum 3 November mendatang.

Twitter lalu melabeli cuitan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak benar atau misleading. Mereka juga menyatakan terdapat cek fakta mengenai pemungutan suara melalui surat suara.

Platform itu juga menghentikan pengguna yang ingin menyukai, retweet, atau membalas tweet Donald Trump yang bermasalah tersebut.

Sepanjang tahun ini Twitter dan Donald Trump memang kerap terlibat perselisihan, di mana beberapa kali melabeli cuitan Presiden AS itu.

Misalnya pada Agustus kemarin, Twitter memasang 'pemberitahuan kepentingan publik' pada cuitan yang mengklaim mengenai penyerahan kotak suara merupakan bencana bagi keamanan pemilih dan tidak mengikuti protokol kesehatan akibat pandemi COVID-19.

Baca juga: Twitter Berani Acak-acak Donald Trump

Saat itu Twitter menyebut kalau tindakan itu diambil karena ada klaim kesehatan yang menyesatkan. Cuitan berpotensi menghalangi orang untuk melakukan pemungutan suara. Cuitan itu juga tidak bisa di-retweet, disukai atau dibalas.

Donald Trump juga tak lantas berdiam diri. Ia pernah mengancam akan menutup Twitter karena menandai tweet-nya soal kecurangan dalam pengiriman surat suara lewat pos. "Kami telah melakukan sensor bagi siapa pun yang mencoba mencampuri urusan Pilpres AS," demikian keterangan resmi Twitter.