Ucapan Selamat Idul Fitri Donald Trump untuk Umat Muslim Dunia

Liputan6.com, Jakarta - Minggu, 24 Mei 2020, jutaan umat Muslim di Amerika Serikat merayakan Hari Idul Fitri 1441 Hijriah pada 

Presiden AS Donald Trump dan ibu negara, pada Sabtu, 23 Mei 2020 telah menyampaikan ucapan Selamat Idul Fitri kepada Muslim di AS dan seluruh dunia, demikian dikutip dari laman VOA Indonesia, Minggu (24/5/2020).

Lewat pernyataan tertulis, Donald Trump mengatakan, "Dalam beberapa pekan dan bulan belakangan, kita memerangi Virus Corona COVID-19 dan kita bergantung pada keyakinan, keluarga, dan teman untuk memandu kita melalui masa yang belum pernah terjadi sebelumnya ini."

"Sementara Muslim merayakan Idul Fitri, kami harap mereka menemukan ketenangan dan kekuatan serta kekuatan doa dan ketaatan," tambah Donald Trump.

Tahun ini, warga Muslim di AS merayakan Idul Fitri di tengah pandemi Corona COVID-19 dan berbagai aturan karantina wilayah dan pembatasan sosial.

Banyak di antara mereka akan melaksanakan salat Id di rumah, dan menyimak khotbah secara virtual.

Ingin Masjid Dibuka

Menjelang lebaran, Presiden AS Donald Trump meminta masjid kembali buka di Amerika Serikat. Dok: Gedung Putih

Penyebaran Virus Corona (COVID-19) di Amerika Serikat menunjukan tren menurun dalam skala nasional. Angka kematian harian dan orang yang ke rumah sakit terpantau menurun sejak bulan lalu. 

Presiden AS Donald Trump sudah ambil ancang-ancang untuk memulai "Transisi Besar" (Great Transition) pada dua bulan ke depan agar negaranya kembali operasional. Tak hanya bisnis, ia juga ingin gereja, masjid, dan rumah ibadah lain dibuka.

Saya ingin gereja-gereja kita dibuka dan kami akan segera mengambil posisi kuat terkait hal itu," ujar Donald Trump di Gedung Putih.

Ini termasuk dengan masjid yang ikut tutup akibat Virus Corona COVID-19. Ketika ditanya reporter terkait masjid dan lebaran, Trump berkata masjid juga harus buka dan berharap umat Muslim dalam kondisi baik.

"Ya, termasuk masjid. Saya berharap mereka (umat Muslim) baik-baik saja. Sangat baik," kata Presiden Trump.

Terkait keamanan beribadah saat pandemi, Koordinator Respons Virus Corona COVID-19 di Gedung Putih, Dr. Deborah Birx, berkata agar masyarakat setempat menilai situasi terlebih dahulu apakah sudah aman untuk membuka rumah ibadah di daerah mereka. 

Dr. Birx juga meminta agar ada physical distancing di rumah ibadah.

Sementara itu, Masjid di AS mulai tutup pada Maret lalu. Majelis Pimpinan Islami New York meminta jemaah untuk beribadah di rumah. Pada bulan yang sama, Dar Al-Hijrah di Washington, D.C. juga memutuskan tutup sementara akibat pandemi.

Simak video pilihan berikut: