Donald Trump Sempat Minta McGregor dan The Rock Lawan Joe Biden

Satria Permana
·Bacaan 1 menit

VIVA – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, ternyata sempat mengambil inisiatif untuk merekrut megabintang Ultimate Fighting Championship, Conor McGregor, dalam programnya saat berkampanye melawan Joe Biden. McGregor punya peran besar dalam proyek kampanye Trump saat menghadapi Biden dalam pemilu Amerika di akhir 2020.

Trump mau menggunakan jasa McGregor untuk meyakinkan publik, kalau pandemi virus corona di Amerika sudah ditangani dengan baik. Nantinya, McGregor diminta untuk memberikan testimoni terkait kebaikan dan kemapanan Trump dalam menangani virus corona.

Lewat cara ini, mempertimbangkan reputasi McGregor di Amerika pula, Trump berharap bisa mendulang dukungan dari publik. Tak cuma The Notorious, sejumlah selebriti serta petarung top macam Ronda Rousey juga dihubungi Trump untuk menjalankan proyek ini.

Politico melansir, ada alasan mengapa nama mereka yang dibidik. Ternyata, McGregor dan Rousey merupakan pendukung pandangan politik Trump. Bahkan, McGregor sempat memberikan status "GOAT" kepada Trump.

Joe Rogan juga sempat dimintai tolong untuk mendukung Trump. Memang, Rogan termasuk pendukung Trump pula, tapi jawaban terkait permintaan tersebut tak kunjung datang.

Pun, ada lagi salah satu selebriti, mantan pegulat yang kini jadi aktor, Dwayne Johnson alias The Rock, dimintai tolong oleh Trump. Hanya saja, The Rock dengan tegas menolak permintaan Trump.

Di Pilpres Amerika, Trump harus menarik napasnya dalam-dalam. Sebab, dia kalah dalam pertarungan melawan Biden.