Donald Trump Ungkap Tak Akan Gunakan Twitter Walaupun Akunnya Dikembalikan Elon Musk

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengungkapkan dia tidak akan kembali menggunakan Twitter walaupun akunnya dikembalikan setelah platform media sosial itu dibeli Elon Musk.

Miliarder Musk membeli Twitter seharga USD 44 miliar atau sekitar Rp 635 triliun.

Trump menyampaikan kepada Fox News pada Senin, dia akan bergabung secara resmi dengan Truth Social dalam tujuh hari mendatang. Truth Social adalah platform media sosial yang dia bentuk setelah diblokir permanen Twitter awal 2021 lalu.

"Saya tidak akan pakai Twitter, saya akan tetap di Truth," ujarnya, dikutip dari Al Arabiya, Selasa (26/4).

"Saya percaya Elon membeli Twitter karena dia akan membuat perbaikan dan dia benar-benar orang baik, tapi saya akan tetap di Truth," lanjut Trump.

Trump langsung menjadi trending di Twitter walaupun dia telah diblokir. Namanya dicari ribuan kali di seluruh dunia beberapa menit setelah kesepakatan Twitter dan Musk diumumkan.

Penjualan ini merupakan langkah dramatis bagi dewan perusahaan, yang awalnya bermanuver untuk memblokir Musk agar tidak menjadikan jaringan media sosial itu milik pribadi.

"Kebebasan berbicara adalah landasan demokrasi yang berjalan, dan Twitter adalah alun-alun kota digital dimana masalah-masalah penting untuk masa depan kemanusiaan diperdebatkan," jelas Musk dalam rilis bersama saat mengumumkan pembelian Twitter. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel